Oknum Pegawai Gelapkan Dana Nasabah, Kacab Leasing MTF Rangkasbitung Bungkam

Ilustrasi. (Dok: MTF)Ilustrasi. (Dok: MTF)

LEBAK, TitikNOL - Iwan Setiawan, Kepala Cabang (Kacab) Leasing Mandiri Tunas Finance (MTF) Rangkasbitung yang berkantor di Jalan By Pass Soekarno - Hatta, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mendadak sulit ditemui wartawan.

Diduga, Iwan menghindar dari wartawan yang ingin mengonfirmasi kasus dugaan penggelapan dan penipuan terhadap sejumlah nasabah MTF yang ditengarai melibatkan oknum pegawainya berinsisial RZ.

Akibat perbuatan RZ, sejumlah nasabah mengaku mengalami kerugian materi hingga mencapai miliaran rupiah. Sedang RZ, terduga pelaku telah melarikan diri dan menjadi DPO Polsek Cibadak.

Dalam menjalankan aksinya, antara lain RZ diduga melibatkan banyak pihak di lingkungan kantor leasing MTF Rangkasbitung. Sebab, disebut - sebut banyak BPKB kendaraan roda empat (mobil) milik nasabah yang tersimpan sebagai jaminan kredit di leasing teesebut malah bisa berpindah tangan kepihak lain.

Baca juga: Polisi Endus Keterlibatan Pihak Lain di Kasus Penggelapan Dana Nasabah MTF

Kondisi berpindah tangannya BPKB milik nasabah yang tersimpan di leasing MTF itu, diduga diketahui oleh Iwan Setiawan. Namun dirinya memilih bungkam.

Selain itu, RZ diduga banyak menggadaikan mobil milik rental mobil di Rangkasbitung kepada pihak lain. Tak hanya itu, RZ juga disebut melakukan penggelapan uang setoran angsuran milik nasabah.

Sumber Kepolisian Sektor Cibadak Polres Lebak, mengakui sudah ada empat korban penipuan dan penggelapan melaporkan kasus tersebut.

"Iya sudah ada empat korban yang melapor ke Mapolsek Cibadak," ujar sumber yang mewanti-wanti tidak menyebutkan identitasnya, belum lama ini.

Menanggapi hal tersebut, Ace Sumiarsa Ali, pengamat lembaga pembiayaan (leasing) di Kabupaten Lebak meminta pihak manajemen leasing MTF bertanggungjawab dengan terjadinya kasus yang melibatkan oknum pegawai leasing tersebut.

"Manajemen MTF harus bertanggungjawab, sebab dia (RZ) menilap uang atasnama MTF dan sebagai karyawan resmi. Saya khawatir, MTF cuci tangan," tandasnya. (Gun/TN1)

Komentar