Orang Tua Murid Laporkan SMKN 1 Ke Inspektorat Banten

Yusni Imron (54), salah satu orang tua murid asal Kota Serang, saat melaporkan pihak SMKN 1 Kota Serang ke Inspektorat Provinsi Banten. (Foto: TitikNOL)Yusni Imron (54), salah satu orang tua murid asal Kota Serang, saat melaporkan pihak SMKN 1 Kota Serang ke Inspektorat Provinsi Banten. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Yusni Imron (54), salah satu orang tua murid asal Kota Serang, melaporkan pihak SMKN 1 Kota Serang ke Inspektorat Provinsi Banten.

Pelaporan itu dilakukan Yusni, karena anaknya tidak diterima oleh sekolah itu. Padahal, nilai ujian akhir nasional anaknya terbilang tinggi yakni mencapai 210,5.

"Tidak lulus tes, nilai akhir ujian nasional dia di atas temannya, dia juga termasuk 10 besar di SMPN 7 Kota Serang," katanya kepada media saat ditemui di kantor Inspektorat Banten, Jum'at (5/7/2019) lalu.

Ironisnya, selain tidak diterima oleh sekolah tersebut, dirinya juga tidak mendapatkan arahan dari pihak SMKN 1 untuk mencari sekolah lain.

Padahal, dirinya mengaku sampai tiga kali datang ke sekolah tersebut, namun tidak ada pihak sekolah yang ditemui.

"Tidak ada, saya datang ada tiga kali tidak ada yang bisa ditemui. Enggak ada arahan dari sekolah ke sekolah lain," tambahnya.

Akibat kejadian ini, Yusni mengaku jika kondisi psikologis anaknya terganggu. Selain sering melamun, anaknya juga menangis saat tahu tidak diterima oleh sekolah tersebut.

"Nangis-nangis, harapannya keterima di sekolah negeri," ibanya.

Hingga saat ini, wartawan belum mendapatkan keterangan dari pihak Inspektorat Banten serta pihak sekolah. (Lib/TN1)

Komentar