SERANG, TitikNOL – Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak tetapkan status siaga 1 untuk seluruh wilayah Lebak.
Hal tersebut pasca bencana longsor dan banjir yang terjadi pada Selasa (16/1/2017) pukul 03.30 WIB disejumlah wilayah di Lebak, yang mengakibatkan 72 rumah tertimpa longsor. 18 rumah di antaranya mengalami rusak berat dan sisanya rusak ringan.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Kaprawi, mengatakan, longsor yang menimpa puluhan rumah warga di Kampung Karad, Desa Gunung Sari, Kecamatan Banjarsari, lantaran adanya gerakan tanah.
"kita tetapkan siaga satu, karena bencana gerakan tanah atau pergeserana tanah ini khawatir kembali terjadi. Para masyarakat juga akhirnya meninggalkan rumahnya masing-masing. Kita urus, minimal mereka selamat," ujar Kaprawi, Rabu (18/1/2017).
Baca juga: BPBD Banten: Pergeseran Tanah di Lebak Pengaruh Gempa Selat Sunda
Warga yang rumahnya terdampak longsor terpaksa mengungsi ke rumah tetangganya masing-masing. Meski begitu, pihak BPBD juga menyiagakan posko pengungsian.
Sementara itu, terkait bantuan logistik, Kaprawi menyatakan bahwa pihaknya sudah mengirimkan bantuan berupa makanan dan pertolongan lainnya. Petugas baik dari unsur TNI, Polri dan relawan terus disiagakan untuk mengantisipasi bencana susulan.
"Yang dikhawatirkan kita adalah banjir, tapi ternyata longsor. Namanya memang keadaan alam, tidak bisa ditebak," katanya.
Untuk itu, Kaprawi mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Lebak agar terus siaga menghadapi cuaca ekstrim. (Meghat/Rif)