PDP Asal Kota Serang Meninggal Dunia di RSUD Banten

Juru bicara gugus tugas Covid 19 Kota Serang Hari Pamungkas. (Foto: TitikNOL)
Juru bicara gugus tugas Covid 19 Kota Serang Hari Pamungkas. (Foto: TitikNOL)
SERANG, TitikNOL - Juru bicara gugus tugas Covid 19 Kota Serang Hari Pamungkas, menginformasikan adanya satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Asal Kota Serang meninggal dunia, Kamis (09/08/2020).

Menurutnya, pasien ini meninggal dunia saat mendapat penanganan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten sebagai pusat rujukan penanganan Covid 19.

"Salah satu pasien RSUD Banten yang statusnya PDP itu meninggal dunia, itu betul. Salah satu warga dari Ciracas," katanya saat ditemui di Kantor Diskominfo Kota Serang.

Ia menjelaskan, bahwa informasi ini sebagai jawaban atas beredarnya kabar tidak benar pasien positif asal Unyur, Kota Serang meninggal dunia.

"Yang meninggal bukan pasien di Unyur, tapi yang di Ciracas. Pasien di kuburkan di pemakaman Kaujon dan protokol pemulangan mengikuti Covid 19. Pasien rujukan dari Ciloang," terangnya.

Dikatakan Hari, sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, pasien sempat dilakukan perawatan di rumah sakit Ciloang.

Namun, ia mengaku tidak mengetahui berapa lama pasien menjalani perawatan medis dan keluhan lain yang diderita pasien.

"Meninggal tadi siang, usianya 43 tahun, pekerjaan swasta. Statusnya PDP di RSUD Banten," jelasnya.

Hingga kini, pasien belum dinyatakan positif virus Corona. Mengingat, Swab lendir tenggorokan sebagai bahan uji lab belum keluar dari Litbangkes Jakarta.

"Artinya hasil konfirmasi leb belum ada, tapi yang bersangkutan telah meninggal. Ini menjawab kesimpangsiuran di masyarakat," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar