Jum`at, 4 April 2025

Pembagian Bansos Tidak Merata, Emak-Emak di Sidamukti Geruduk Kantor Desa

Sejumlah Emak-emak warga Kampung Pinang, Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang saat menggeruduk kantor Desa Sidamukti. (Foto: TitikNOL)
Sejumlah Emak-emak warga Kampung Pinang, Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang saat menggeruduk kantor Desa Sidamukti. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL – Sejumlah Emak-emak warga Kampung Pinang, Desa Sidamukti, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, menggeruduk kantor Desa Sidamukti terkait tidak meratanya pembagian Bantuan Sosial (Bansos), Kamis (11/06/2020).

Kedatangan mereka untuk menanyakan alasan pemerintah setempat tentang kinerja pendataan penerima Bansos terdampak Covid 19. Sebab, banyak warga yang tidak mendapat bantuan. Padahal, mayoritas penduduknya pantas untuk menerima Bansos.

"Nggak merata gitu dapatnya, hanya menyampaikan aspirasi masyarakat saja. Yang di desa lain mah kan dapat semua, tapi di sini (Kampung Pinang) mah nggak," kata Yayah saat ditemui di lokasi.

Ia mengatakan, hanya ada 23 orang yang menerima Bansos dari pemerintah. Jumlah itu hanya sebagian kecil dari total Kepala Keluarga (KK) di tempat dirinya tinggal. Terlebih, notabene warga berprofesi sebagai petani dan buruh swasta.

"Cuma Pinang doang, ada 23 orang (nerima), makanya masyarakat mau nanyain kenapa banyak yang nggak dapat," ujarnya.

Dijelaskan Yayah, hasil dialog dengan Kepala Desa Sidamukti, bahwa penerima Bansos tersebut menggunakan data tahun 2015. Padahal menurutnya, pihak Desa telah memberikan data terbaru kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang.

"Tadi sudah di klarifikasi sama pak Lurah, semua data sudah di laporkan ke Dinsos, tapi Dinsos pakai data yang 2015," jelasnya.

Mendengar penjelasan itu, pihaknya dan warga yang lain hanya bisa pasrah serta legowo dengan kondisi yang dialami saat ini.

"Mungkin data dapatnya hanya segitu, kami sudah puas, kami nerima. Harapannya mah ingin merata semua," tukasnya.

Setelah berdiskusi dengan aparatur pemerintah setempat, para emak-emak pun meninggalkan kantor Desa dengan santun. Raut muram dan rasa kecewa pun nampak pada sebagian wajah emak-emak. (Son/TN1)

TAG bansos
Komentar