LEBAK, TitikNOL - Puluhan massa yang tergabung di Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Lebak menggelar aksi unjuk rasa di depan halaman kantor Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Lebak, Rabu (29/7/2016).
Aksi massa LMP Lebak dilakukan guna mengkritisi kinerja kantor BPMPPT yang dituding terlalu mudah memberikan izin terhadap para pelaku usaha, khususnya izin waralaba seperti Indomaret dan alfarmart yang berkedok toko modern.
Baca juga: Bupati Lebak Diminta Tutup Waralaba ‘Berkedok’ Toserba
Padahal dalam prakteknya toko modern tersebut berafiliasi dengan perusahaan besar.
"Kami minta sikap tegas dari Bupati Lebak agar menutup dan mencabut izin toko modern tersebut yang dianggap melanggar izin," teriak Ahmad Subaeli kordinator aksi dalam orasinya.
Selain itu, pendemo juga meminta Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengevaluasi kinerja BPMPPT Lebak yang dianggap tidak mengindahkan instruksi Bupati soal larangan pemberian izin toko modern yang berstatus waralaba.
Baca juga: Bupati Lebak Ancam Tutup Toserba yang Melanggar Izin
"Bupati Lebak dengan tegas berstatement di media massa, bahwa toko yang berafiliasi dengan perusahaan besar akan ditindak tegas, dengan akan dilakukan penutupan dan penyegelan. Tapi, hingga hari ini masih tetap dibiarkan," bebernya.
Hingga aksi berakhir, tak ada satupun pejabat di BPMPPT Lebak menemui para pendemo, namun aksi dilanjutkan oleh para pendemo di kantor Satpol PP Pemkab Lebak. Puas menyampaikan aspirasinya, massa LMP Lebak langsung membubarkan diri.
Sementara itu, aksi yang berlangsung di halaman kantor BPMPPT dan halaman kantor Satpol PP Lebak mendapat pengawalan belasan aparat polisi dari Mapolres dan puluhan anggota Satpol PP Pemkab Lebak. (Gun/red)