Pemkot Beri SP1 Oknum Guru yang Nyinyir Soal Penusukan Menko Polhukam

Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)Ilustrasi. (Dok: Tribunnews)

SERANG, TitikNOL - RH, oknum guru di salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Serang, mendapatkan surat peringatan dari Pemerintah Kota Serang, karena menulis status nyinyir terkait peristiwa penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto di akun pribadinya.

Dalam statusnya, Rahayu Hayati menulis status yang isinya 'Teroris kok cuma bawa pisau dapur, g sekalian bw bom panci, bom wajan,,,'

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan. Hasilnya, dia diberikan surat peringatan pertama.

"Pemanggilannya sudah oleh kepala dinas. Guru SMPN 14 itu sudah diberikan SP (Surat Peringatan)," kata Subadri, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Nyinyir Soal Penusukan Menko Polhukam di Medsos, Oknum Guru Dilaporkan ke Dindik Kota Serang

Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengaku tidak memiliki niat dan maksud menghina atau menjelekan siapapun. Meskipun demikian, pihak Dindik Kota Serang akan melakukan pengkajian dengan ahli bahasa.

"Kata yang bersangkutan tidak bermaksud apa-apa, cuma kontennya perlu dikaji lebih dalam apa maksudnya itu dia lebih ngomong becanda dikatakan khilaf," ungkapnya.

Agar kejadian tidak terulang, Subadri meminta kepada guru dan masyarakat Kota Serang lebih bijak menggunakan media sosial.

"Di era digital tidak boleh iseng iseng di medsos karena jarimu harimaumu," tegasnya. (Gat/Tn1)

Komentar