Minggu, 21 Juli 2024

Pemkot Cilegon akan Bangun 4 Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Tahun Ini

Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Ramanuju. (Foto: TitikNOL)
Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Ramanuju. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon bakal membangun 4 perlintasan Kereta Api (KA) tanpa palang pintu di 4 titik.

Realisasi 4 palang pintu tersebut ditarget terpasang tahun ini. Perlintasan kereta api tanpa palang pintu sering kali menyebabkan korban.

Baru-baru ini, seorang pemotor wanita tewas tertabrak kereta jurusan Rangkasbitung-Merak di perlintasan tanpa palang pintu di Ramanuju pada Rabu (11/5/2022) kemarin.

"Kita sedang memprioritaskan perlintasan sebidang yang intensitas kendaraannya tinggi. Nah 2021 kita sudah anggarkan untuk 4 perlintasan, sekarang tahun 2022 ini kita akan bangun 4 perlintasan palang pintu lagi salah satu prioritasnya yang di Ramanuju. Iya betul (kemarin yang ada kecelakaan) itu sudah melayangkan surat permohonan untuk diterbitkan rekomendasinya itu dari bulan lalu sudah dilayangkan," kata Kadishub Cilegon, Andi Afandi saat dikonfirmasi, Jumat (13/5/2022).

Keempat titik yang ditarget terpasang palang pintu otomatis yakni Ramanuju, Cikuasa Bawah, Warnasari, dan Medaksa. Pemerintah mengaku sudah menganggarkan kurang lebih Rp2 miliar untuk memasang palang pintu perlintasan kereta api tersebut.

"Beda-beda (anggarannya) tergantung nanti penilaian dari Kementerian masuknya apakah kategori 1 atau kategori 2, cuma kita sudah menganggarkan untuk kebutuhan itu 4 palang pintu ini di angka Rp 2 miliar," tuturnya.

Andi mengatakan pihaknya sudah berkirim surat ke Kementerian Perhubungan agar segera mengeluarkan rekomendasi untuk pemasangan palang pintu.

Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Kemenhub dan memastikan dalam waktu dekat keluar rekomendasinya.

"Karena prosesnya panjang harus ada survei termasuk ada join inspeksinya juga, kita komunikasi dengan Kementerian Perhubungan dalam waktu dekat ini lah rekomendasinya keluar," katanya.

Pihaknya menargetkan 2022 ini perlintasan sebidang di 4 titik tersebut segera terpasang.

Menurutnya, 4 titik itu diprioritaskan karena intensitas lalu lalang kendaraannya cukup tinggi.

"Iya harus terbangun (tahun ini), karena memang perlintasannya sangat tinggi kendaraannya dan sangat membahayakan buat pengendara," pungkasnya. (Ardi).

Komentar