Pendapatan PKB Baru 47 Persen, Samsat Cilegon: Imbas Pemilu dan Gejolak di KS

Satlantas Polres Cilegon bersama petugas UPT Samsat Cilegon menggelar razia pajak kendaraan di kawasan Bonakarta. (Foto: TitikNOL)Satlantas Polres Cilegon bersama petugas UPT Samsat Cilegon menggelar razia pajak kendaraan di kawasan Bonakarta. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Pileg 2019 dan gejolak buruh di PT Krakatau Steel (KS), berimbas pada sektor pendapatan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Hal itu dikatakan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Kota Cilegon Supriyadi.

Pada triwulan kedua, UPT Samsat Kota Cilegon baru mencapai target pendapatan sekitar Rp97 miliar atau 47 persen.

"Kemarun kita terkendala ada Pemilu dan gejolak di Krakatau Steel. Itu dampaknya sangat signifikan sekali, karena pemilik kendaraan bermotor itu banyak juga dari karyawan Krakatau Steel," kata Supriyadi disela-sela razia pajak kendaraan bermotor di kawasan Bonakarta, Jumat (12/7/2019).

Tidak hanya itu, kata dia, Samsat Cilegon juga memakai sistem jemput bola ke rumah-rumah wajib pajak untuk mencapai target pendapatan. Para petugas disebar ke berbagai wilayah di Cilegon menagih pajak.

"Target tahun 2019 ini sebesar Rp227 miliar, sekarang baru tercapai 47 persen. Nah untuk mencapai itu, kita bersama Polres gencar melakukan razia pajak kendaraan," jelasnya. (Ardi/TN1).

Komentar