Pendemo Tuding PT Cemindo Abaikan Dampak Lingkungan

Pendemo sikapi delapan poin permasalahan yang selama ini diabaikan oleh PT Cemindo Gemilang. (Foto: TitikNOL)Pendemo sikapi delapan poin permasalahan yang selama ini diabaikan oleh PT Cemindo Gemilang. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Ribuan warga Kabupaten Lebak dari berbagai eleman masyarakat menggelar aksi demo besar-besaran di kawasan kantor PT Cemindo Gemilang produsen semen merek merah putih, di Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Selasa (28/2/2017).

Dalam aksinya, para pendemo menyikapi delapan poin permasalahan yang selama ini diabaikan oleh perusahaan antara lain persoalan Analisis dampak lingkungan (Amdal), Analisis dampak lalu lintas (Amdalalin), Pembayaran invoice perusahaan lokal harus diutamakan.

Lalu, dampak aktivitas perusahaan terhadap permukiman, sistem perekrutan tenaga kerja yang tidak memprioritaskan sumber daya masyarakat lokal, royalti sebagai konpensasi kepada warga yang terkena dampak polusi dan menuntut kepada perusahaan menghilangkan monopoli sektor usaha yang selama ini hanya dikelola oleh saudara Ago Juhandi dengan Didik.

"Di perusahaan ini, segmen usaha bagi pengusaha lokal di monopoli oleh dua orang saja dan oknumnya yaitu Ago dan Didik," teriak Ade salah seorang pendemo.

Baca juga: Aksi Demo Ribuan Warga ke PT Cemindo Gemilang Ricuh

Sementara itu, manajemen PT Cemindo Gemilang Aos Gumilar, saat ditanya soal Ago Juhandi dan Didik enggan memberikan keterangan kepada wartawan. "Saya no comment, silahkan minta konfirmasi ke pak Budi Nurzaman CSR saja," kata Aos.

Terpisah, Budi Nurzaman CSR PT. Cemindo Gemilang saat ditanya hal yang sama dengan Aos, tidak mau berbicara banyak.

"Wah, saya kurang paham soal itu. Pak Aos Gumilar lah yang lebih paham, saya kan relatif baru disini. Saya justru tidak paham soal itu," ucap Budi berkilah. (Gun/Rif)

Komentar