SERANG, TitikNOL - Warga dan kerabat korban kecelakaan odong-odong tertabrak kereta api mulai dimakamkan. Salah satunya terjadi di TPU Cibetik.
Masyarakat setempat bergotonh royong mulai dari proses pengangkatan jenazah hingga penggalian kubur.
Wakil Wali Kota Serang, Subadri Ushuludin meminta kepada seluruh warga Kota Serang agar mendoakan korban.
Selain itu, pihaknya berharap keluarga yang ditinggalkan dapat diberi ketabahan.
“Memohon doa agar mendoakan almarhum yang wafat di musibah tadi, semoga amal ibadah ditertima,” katanya saat ditemui di Cibetik, Selasa (26/7/2022).
Baca juga: Odong-odong Merah di Serang Tertabrak Kereta, Sejumlah Penumpang Tergeletak
Ia menyebutkan, masih ada sejumlah korban yang dirawat di rumah sakit. Sementara untuk sopir, pihaknya menyerahkan ke Kepolisian untuk ditindak.
“Kita harus menghargai proses yang ada, kita serahkan ke Kepolisian,” ucapnya.
Diketahui, kecelakaan tertabrak kereta terjadi di Kampung Silebu Toplas, Desa Silebu, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 11:00 WIB. Para warga yang melihatnya histeris melihat sejumlah penumpang yang tergeletak.
Odong-odong warna merah itu bertuliskan kereta wisata di bagian depan. Saat itu, odong-odong sedang membawa penumpang. (TN3).