Sabtu, 5 April 2025

Peringati HKSN, Wagub Apresiasi Relawan Palu-Donggala Asal Tagana Banten

Wakil Gubernur Andika Hazrumy saat memberikan penghargaan terhadap relawan Tagana Banten yang menjadi relawan saat bencana alam Palu dan Donggala, pada peringatakan HKSN tingkat Provinsi Banten 2018 di halaman Dinas Sosial Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (17/12/2018).(Foto: TitikNOL)
Wakil Gubernur Andika Hazrumy saat memberikan penghargaan terhadap relawan Tagana Banten yang menjadi relawan saat bencana alam Palu dan Donggala, pada peringatakan HKSN tingkat Provinsi Banten 2018 di halaman Dinas Sosial Provinsi Banten, KP3B, Curug, Kota Serang, Senin (17/12/2018).(Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Selaku Koordinator Tagana Provinsi Banten, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, memberikan penghargaan kepada 10 anggota Tagana Banten yang menjadi relawan bencana Palu-Donggala, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu.

Penghargaan berupa sertifikat ucapan terima kasih diberikan Andika kepada 10 relawan pada peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tingkat Provinsi Banten 2018 yang digelar Dinas Sosial Provinsi Banten di halaman kantornya, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Senin (17/12/2018).

“Mudah-mudahan apresiasi ini menjadi penyemangat anggota Tagana lainnya untuk tidak pernah lelah dalam melakukan tugas-tugas sosialnya dalam membantu sesama dalam menghadapi bencana alam,” kata Andika dalam sambutannya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan pemberian tali asih sebesar Rp250 ribu per bulan kepada sekitar 1.800 anggota Tagana se-Banten, untuk periode bulan Mei hingga Desember 2018.

Andika mengungkapkan dirinya sangat bangga dan mengucapkan apresiasi kepada seluruh anggota Tagana yang telah mendedikasikan diri dengan sukarela berbuat yang terbaik untuk Provinsi Banten. Dirinya juga mengaku bangga atas kepedulian anggota Tagana yang telah menjalankan tugas misi kemanusiaan dalam membantu bencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

"Saya berharap, Tagana tetap memegang prinsip satu komando, satu aturan dan satu kesatuan, dan selalu mengasah kemampuan dalam spesifikasi keahlian yang ada di Tagana,"ujarnya.

Andika meminta segenap relawan Tagana Banten senantiasa meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan serta meningkatkan sikap peduli yang berhubungan dengan panggilan jiwa yang tergerak untuk terlibat dalam tugas-tugas penanganan masalah sosial dan kemanusiaan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana mengatakan pihaknya memang menganggarkan uang tali kasih setiap tahunnya di APBD, untuk diberikan kepada elemen masyarakat pegiat sosial seperti Tagana.

"Pembagian yang sekarang ini adalah untuk periode Mei sampai Desember 2018. Untuk periode sebelumnya yaitu Januari-April sudah kita berikan beberapa waktu yang lalu," katanya. (Tolib/TN3)

Komentar