Perusahaan di Kabupaten Serang Bantu Pemda Tangani Covid-19

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
SERANG, TitikNOL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mendapat berbagai bantuan dari perusahaan untuk proses penanganan virus corona atau covid-19. Bantuan ini bentuk sinergi antara pihak swasta dengan pemerintah daerah untuk sama-sama memerangi virus asal Tiongkok ini.

“Alhamdulillah, di tengah situasi ekonomi yang terdampak covid-19, ternyata masih banyak perusahaan yang peduli. Insya Allah, bantuan ini sangat bermanfaat dan akan kami teruskan untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Tatu di Pendopo Bupati Serang, Kamis (9/4/2020).

Dalam rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Serang, pekan lalu, Tatu meminta sejumlah perusahaan untuk membantu Pemkab Serang, serta menurunkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak. “Alhamdulillah, permintaan kami direspons dengan baik,” ujarnya.

Menurut Tatu, pemerintah pusat tidak menghentikan aktivitas produksi perusahaan, tetapi diminta untuk mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan covid-19. “Kebersamaan harus kita kuatkan, saling bahu membahu memerangi covid-19. Kemudian membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi,” ujarnya.

Terdata sebanyak 18 perusahaan yang memberikan bantuan di wilayah Kabupaten Serang bagian timur. Bantuan juga diberikan oleh PT Chandra Asri dan PT Sulfindo Adiusaha, berupa alat pelindung diri (APD) yang akan diberikan kepada tenaga medis.

Humas Himpunan Pengusaha Wilayah Serang Timur (Hipwis) Arif Mahdali mengungkapkan, bantuan tercatat sebanyak 23 ton beras, sprayer, masker, tisu, dan cairan disinfektan. “Bantuan ini bagian dari respons kami atas permintaan bantuan dari Ibu Bupati. Kita harus bersatu membantu masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, masih banyak perusahaan yang akan membantu Pemkab Serang. Kemudian ada juga perusahaan yang memberikan bantuan untuk masyarakat di sekitarhya. “Sementara ada 18 perusahaan yang bias membantu. Memang ada juga perusahaan yang terdampak, tapi saya yakin, ke depan masih banyak perusahaan yang membantu,” ujarnya.(TN2)

Komentar