Peselancar Akui Ombak Pantai Sawarna Cocok untuk Perlombaan Tingkat Internasional

Pemain selancar ombak atau surfing di pantai sawarna. (Foto: TitikNOL)Pemain selancar ombak atau surfing di pantai sawarna. (Foto: TitikNOL)

BANTEN, TitikNOL - Para pencinta surfing atau permainan selancar ombak, mengakui jika pantai selatan Banten cocok dijadikan lomba ataupun belajar. Pasalnya pantai selatan Banten mempunyai ombak yang tinggi dan bagus.

Anggota Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) dan juga ketua pelaksana Banten super comp 2019, Rimba Mahardika mengatakan, ombak pesisir pantai selatan sangat konsisten dibandingkan pantai lainnya.

"Bagus untuk dijadikan selancar ombak, Ombaknya mendukung, mempunyai durasi panjang juga," katanya saat berdiskusi dengan TitikNOL di Pesisir Pantai Sawarna, Lebak, Minggu (13/10/2019).

Rimba Mahardika juga mengaku, ombak pantai selatan bagus untuk pertandingan selancar ombak, karena ombaknya mendukung trik-trik yang akan dilakukan para atlit.

"Surfing itu sendiri yang ada di karang biasanya lebih teratur arahnya lebih jelas bisa kebentuk, beda dengan pasir yang bisa pecah, kalau di sini bisa sampai 6 meter ketinggian ombaknya, Banyak mancanegara yang surfing di sini sampai seminggu," ujarnya.

Selain buat para atlit, kata Rimba, pantai selatan bisa dipakai para pemula yang ingin belajar bermain selancar ombak. Selain itu juga, suasana pantai juga bisa dikatakan bagus untuk bermain bersama keluarga.

"Untuk belajar bisa dilakukan, tapi lebih diarahin ke pantai yang berpasir karena di karang lebih beresiko, pantai di sini juga indah suasananya," ujarnya.

Hal yang sama disampaikan pemain selancar ombak asal Kabupaten Serang, Gobay, yang juga menjadi peserta pertandingan. Dirinya mengaku sering bermain selancar ombak di pantai Sawarna.

"Di Anyer ombaknya gak kaya di sini, bedanya dari laut lepas. Di sini tiap hari bagusnya," katanya saat berbincang dengan TitikNOL.

Selain peselancar dari lokal Banten, hal yang senada juga dikatakan Dede Suryana, atlit selancar nasional dari Jawa Barat. Menurutnya, pantai selatan terutama Sawarna bisa dijadikan ajang internasional.

"Bisa besar ombaknya, main sampai sepuluh pit, ada sebagian tempat yang enggak kepakai tapi Sawarna bisa. Semua tempat beda, pengaruh pasang surut, Sawarna ini ombaknya kiri dasarnya bergelombang," tukasnya.

Seperti diketahui, sejak Sabtu (12/10/2019) kemarin, Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) menggelar turnamen surfing di Pantai Sawarna. (Lib/TN1)

Komentar