Petani Keluhkan Limbah Pabrik Hebel PT. MLB di Jawilan Serang

Ilustrasi. (Dok: Tempo)
Ilustrasi. (Dok: Tempo)

SERANG, TitikNOL - Sejumlah petani pemilik sawah di belakang pabrik Hebel milik PT. Mitra Light Blook (MLB) yang berlokasi di Jalan Cikande - Rangkasbitung, tepatnya di Desa Cemlang, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, mengeluhkan limbah pabrik yang mencemari area persawahan.

Limbah cair berwarna hitam pekat dan kemerahan itu menimbulkan gatal - gatal pada kulit dan mengganggu kenyamanan para petani.

Limbah yang dikeluhkan oleh petani itu, diduga sengaja dialirkan langsung dari tempat penampungan limbah milik PT. MLB, kemudian dibuang melalui lubang besar dan pipa paralon, selain mengalir ke area persawahan juga mengalir ke danau di bagian hilir.

Sehingga, air danau yang kerap digunakan oleh warga dan petani untuk mengairi area persawahan di hilir lokasi pabrik juga diduga turut tercemar. Mirsnya, kondisi itu sudah berlangsung lama dan dibiarkan oleh pihak pabrik Hebel PT. MLB.

Seorang warga, Arif mengatakan, limbah cair yang berasal dari pabrik Hebel PT. MLB itu berwarna hitam dan kemerahan menimbulkan gatal-gatal.

"Petani pemilik sawah yang lokasi sawahnya berdampingan dengan lokasi pabrik sudah pada mengeluh, limbah cair berwarna hitam dan kemerahan itu kalau terkena kulit menimbulkan gatal-gatal terkadang menimbulkan bau menyengat," ujar Arif kepada TitikNOL, Minggu (9/9/2018) kemarin.

Arif menambahkan, lokasi sawah yang tercemar limbah cair pabrik Hebel PT. MLB itu berlokasi di perbatasan antara Kampung Bendo dan Kampung AMD, Desa Cemlang, Kecamatan Jawilan, dengan luas area persawahan sekitar satu hektar.

Sementara itu, hingga berita ini dilansir, TitikNOL belum melakukan konfirmasi kepada pihak management perusahaan pabrik Hebel PT. MLB. (Gun/Eghat/TN1)

Komentar