Pokja Wartawan Cilegon Kecam Insiden Penghinaan Profesi Wartawan di Lebak

Ilustrasi wartawan. (Dok: merdeka)Ilustrasi wartawan. (Dok: merdeka)

CILEGON, TitikNOL - Insiden penghinaan profesi wartawan yang menimpa Mastur Huda, salah satu reporter media lokal di Kabupaten Lebak, disayangkan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Cilegon. Organisasi profesi wartawan di Kota Cilegon ini mengecam keras aksi memalukan yang dilakukan oknum anggota Polres Lebak.

"Ini adalah insiden yang seharusnya tidak terjadi. Polisi dan wartawan kan bermitra, tapi aksi oknum anggota polisi terhadap rekan seprofesi kami di Lebak bisa melukai hubungan sakral ini," kata Ketua Pokja Wartawan Cilegon, Ronald Siagian, Selasa (30/8/2016).

Baca juga: Larang Liput Pemberangkatan Calhaj, Oknum Polisi Sebut Wartawan Bajingan

Terlebih, lanjut Ronald, tempat kejadian perkara (TKP) insiden tersebut berada di ruang publik. Sehingga tidak etis bilamana polisi melarang wartawan melaksanakan tugasnya melakukan peliputan.

"Itu kan ruang publik, wartawan seharusnya tidak dilarang. Meskipun ada larangan, mengeluarkan kalimat seperti monyet dan bajingan itu benar-benar keterlaluan," tuturnya.

Ronald mendesak agar Polres Lebak segera menindaklanjuti insiden ini. Ia pun memberikan dukungan moril kepada Mastur, serta para wartawan Lebak lainnya.

"Intinya kami di Cilegon menyayangkan adanya insiden ini. Kami berharap Kapolres Lebak segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan tersebut," terangnya. (quy)

Komentar