Polhut Tutup Paksa Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNGHS

Ilustrasi. (Dok: Redaksi24)
Ilustrasi. (Dok: Redaksi24)

LEBAK, TitikNOL - Aparat gabungan mengambil langkah tindakan tegas dengan menutup Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Operasi gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI dan Muspika Kecamatan Cibeber terjun langsung ke TNGHS yang dijadikan wilayah pertambangan emas.

Saat operasi, petugas gabungan menemukan sejumlah gurandil (penambang emas) beraktivitas di lubang-lubang emas. Akhirnya, lubang bongkahan emas ditutup dan diberi garis polisi hutan (Polhut).

Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Taman Nasional wilayah satu TNGHS Siswoyo membenarkan ada penutupan lubang emas illegal di kawasan TNGHS. Penyegelan terhadap tambang liar dilakukan pada tanggal 5 November 2020.

Menurutnya, operasi itu dilaksanakan untuk pencegahan, pendataan, penertiban dan penyuluhan kepada para gurandil.

"Insya Allah, Senin sampai dengan Rabu akan dilanjutkan dengan pulbaket dan cek lapangan terkait PETI oleh tim yang melibatkan Kemenko Maritim dan Investasi, Kemen LHK, Pemprov dan Lemda Lebak," katanya saat dikonfirmasi TitikNOL secara singkat, Sabtu (7/11/2020). (Gun/TN1)

Komentar