CILEGON, TitikNOL - Sejumlah proyek infrastruktur di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Cilegon yang gagal lelang, menjadi perhatian serius dari Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Cilegon, Sahruji.
Sahruji mengungkapkan, sebagai mitra Pemerintah pihaknya menyayangkan sejumlah proyek infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat Cilegon tak kunjung terealisasi pembangunannya karena selalu gagal lelang.
"Persoalan gagal lelang ini setiap project yang menjadi kebutuhan masyarakat umum ketika dilelang gagal apa penyebabnya ini perlu kita cari tahu. Apa gagal lelang karena salah dari peserta lelang sendiri karena salah ketik bilangan, atau masalah administrasi yang tidak sesuai itu kan ada verifikasi sebelumnya sebelum jadi peserta lelang, "kata Sahruji kepada wartawan, Kamis (15/9/2022).
Sahruji menduga, gagal lelang sejumlah proyek infrastruktur di PUPR Cilegon tersebut bisa saja bukan karena persoalan administrasi atau kekurangan persyaratan dari peserta lelang, melainkan ada perusahaan yang dijagokan namun kalah sehingga lelang digagalkan.
"Ini sepertinya bukan persoalan administrasi, bukan persoalan persyaratan, tetapi barangkali ada yang mau dijagokan kalah dengan perusahaan yang lain sehingga akhirnya digagalkan, mungkin ada titipan. Jadi jangan-jangan ini kami menduga ada pengantin yang harusnya dapat tapi mungkin terlambat ikut tender karena informasi atau kalah sehingga yang menang dikatakan dengan bahasa umum gagal lelang. Kami bukan menuduh, tapi menduga, "cetus Sahruji.
"Inilah yang kita perlu pertegas di PU, Pemerintah Kota Cilegon untuk masalah lelang ini harus fair. Kalau memang sudah yang pemenang pertama itu ada gagal, berarti peserta kedua lah yang jadi pemenangnya agar tidak gagal lelang lagi yang membuat masyarakat marah, "pungkasnya. (Ardi/TN).