Rambu Larangan Berhenti di Ciputat Tertutup Warung PKL

Rambu lalu lintas yang berada di depan Ramayana Ciputat, Tangsel tertutup oleh keberadaan warung semi permanen pedagang kaki lima. (Foto: TitikNOL)Rambu lalu lintas yang berada di depan Ramayana Ciputat, Tangsel tertutup oleh keberadaan warung semi permanen pedagang kaki lima. (Foto: TitikNOL)

TANGSEL, TitikNOL - Masyarakat pengguna jalan di Kota Tangerang Selatan mengeluhkan keberadaan sebuah rambu lalu lintas yang berada di depan Ramayana Ciputat, Tangsel.

Pasalnya, keberadaan rambu lalu lintas dilarang berhenti itu tampak tertutup oleh keberadaan warung semi permanen pedagang kaki lima yang menempati di atas trotoar jalan, Jum'at (23/11/2018).

Menurut salah satu pengguna jalan, Ilham (26), keberadaan rambu dilarang berhenti di tempat tersebut dinilai sudah tidak pantas untuk dipasang di tengah-tengah warung PKL. Sebab, kata Ilham, keberadaannya justru dimanfaatkan oleh pengemudi angkot untuk berhenti mencari penumpang.

"Rambu itu mendingan dicopot saja, karena sudah tidak dihargai lagi keberadaannya. Sebab banyak angkot yang berhenti di situ dan bikin macet, apalagi disaat jam sibuk," kata Ilham saat berbincang dengan TitikNOL.

Selain Ilham, keluhan lain terkait keberadaan rambu dilarang berhenti di depan Ramayana Ciputat juga dilontarkan oleh Arsinah (33). Kata ibu dua anak warga Ciputat ini, ia harus mengalah dengan keberadaan warung dan angkot saat ingin melintas dengan jalan kaki.

Menurut Arsinah, dirinya harus rela memakan sebagian badan jalan untuk menghindari warung dan angkot yang ngetem saat ingin melintasi tempat tersebut.

"Setiap hari saya ke pasar dan lewat sini, ya lewatnya harus menghindar. Kan banyak angkot yang ngetem, apalagi saya harus lewat agak ke tengah jalan. Kelihatannya tidak ada petugas yang menegur ya, kalau ada sih pasti tidak seperti ini," katanya.

Pantauan TitikNOL, selain keberadaan rambu larangan berhenti di depan Ramayana Ciputat, terdapat pula kenekatan pejalan kaki saat menyebarangi jalur fly over Ciputat yang banyak lalu lalang kendaraan dengan kecepatan tinggi. (Don/TN3)

Komentar