Minggu, 14 Juli 2024

Ratusan Anak Muda Ikuti Seleksi Fornas Esport Tingkat Provinsi Banten Buat Boyong Rp10 Juta

Ilusttasi. (Dok: Pikiranrakyat)
Ilusttasi. (Dok: Pikiranrakyat)

CILEGON, TitikNOL - Ratusan anak muda mengikuti seleksi Fornas Esport yang digelar Indonesia Esport Association (IeSPA) Banten.

Kegiatan kompetisi Esport berlangsung di di Golden Cafe, Gerem, Kota Cilegon dengan diikuti 8 squad MLBB dan 8 squad PUBG dari 8 kabupaten kota di Provinsi Banten.

Para atlet Esport itu berkompetisi guna memboyong hadiah sebanyak Rp10 juta sebagai hadiah.

Ketua IeSPA Banten, Ucu Nur Arief Jauhar mengatakan, pemenang dari lomba Esport akan dikirim ke Fornas VII di Bandung pada Juli 2023.

Menurutnya, hadiah Rp10 juta hanya bagian dari uang pembinaan bagi antusias peserta Esport.

"Pemenang seleksi, yaitu 1 tim MLBB dan 1 tim PUBG akan dikirim ke Fornas VII di Bandung bulan Juli mendatang," katanya.

Ia menerangkan, ada 4 cabang olahraga (cabor) Esport yang dipertandingkan di Fornas Bandung. Di antaranya MLBB, PUBG, Tekken dan efootball. Tapi IeSPA Banten hanya mengikuti 2 cabor saja, MLBB dan PUBG.

"Persoalannya di pendanaan. IeSPA Banten tidak menerima hibah. Sehingga semuanya dibiayai sendiri. Terbesar dari donatur. Sponsorship esport belum tumbuh di Banten. Terlebih persiapan ke Fornas termasuk mendadak," ungkapnya.

Peralatan MLBB dan PUBG menggunakan HP android dengan memori 4-6 MB. Setiap player pasti memilikinya dan tidak memakan bandwith atau kuota internet yang banyak.

Sedangkan Tekken7 dan efootball harus menggunakan PS5. Belum bandwidth yang dibutuhkan juga lumayan tinggi.

Pada Fornas sebelumnya, yaitu Fornas VI di Palembang, IeSPA Banten juga hanya mengirim 2 cabor, MLBB dan PUBG.

"Tahun kemarin di Palembang, tim PUBG menduduki peringkat 5. Lumayan bagi pendatang baru di esport nasional," jelasnya.

Sama seperti tahun sebelumnya, target IeSPA Banten di Fornas adalah kegembiraan. Prestasi hanyalah bonus.

"IeSPA itu di bawah KORMI. Olahraga Rekreasi. Rekreasi berarti healing. Ngilangin stres. Kalau kami bikin target ini, itu, bisa bikin stres. Jadi enggak sesuai dengan tema Olahraga Rekreasinya. Jadi targetnya, gembira, hepi, healing bertemu sesama pemain game. Juara mah hanya bonus kegembiraan," tutupnya. (TN3)

Komentar