LEBAK, TitikNOL - Puluhan Karyawan PT. Sayap Mas Utama (SMU) di Kecamatan Warunggunung, menggelar aksi mogok kerja di halaman pabrik tersebut, Senin (8/3/2021)
Aksi para buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) itu sebagai bentuk solidaritas terhadap sejumlah rekan kerjanya yang dimutasi ke tempat lain di luar daerah Kabupaten Lebak.
Anton Sulistiono, korlap aksi yang juga ketua FSP LEM SPSI PT. SMU mengatakan, aksi dilakukan bukan pertama kalinya oleh karyawan PT. SMU Warunggunung.
"Iya ini sudah tiga kali kita lakukan, kita sudah jenuh mendengar alasan-alasan manajemen PT. SMU dengan tidak memanusiakan manusia. Harusnya kan sesuai Undang Undang kan ada aturannya," kata Anton.
Anton meminta, agar kelima rekan kerjanya yang dimutasi ke Kabupaten Sukabumi, dikembalikan lagi bekerja di PT. SMU Warunggunung.
"Jika tuntutan kami tidak dipenuhi pihak manajemen, aksi mogok kerja akan kami lakukan kembali," katanya.
Sementara itu, sejumlah perwakilan karyawan yang menggelar aksi mogok kerja diterima audiensi oleh empat orang perwakilan manajemen perusahaan. Namun, hingga audensi selesai tidak ada keputusan.
Hingga berita ini dilansir, TitikNOL masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari pihak manajemen PT. SMU Warunggunung. (Zal/Gun/TN1)