SERANG, TitikNOL - Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten menyelenggarakan kegiatan bakti sosial donor darah.
Kepala BNNP Banten Brigjen Pol Tantan Sulistyana mengatakan, kegiatan donor darah ini sudah menjadi agenda tahunan dalam menyambut perayaan HANI. Nantinya, darah yang didonorkan untuk membantu sesama saudara yang membutuhkan.
Menurutnya, kegiatan donor darah bekerjasama dengan PMI kota serang. Selain itu, diikuti juga oleh para penggiat anti narkotika se-Banten. Dalam pelaksanaannya, petugas medis dan panitia donor darah menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker hingga pakaian pelindung diri.
“Donor darah menjadi salah satu dari berbagai rangkaian kegiatan HANI 2020. Jadi ini dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional yang sudah diperingati pada tanggal 26 Juni,” katanya kepada awak media, Senin (29/06/2020).
Ia menyebutkan, BNNP Banten komitmen dalam memberantas peredaran narkotika dibantu dengan penggiat anti narkotika dengan cara melakukan pengoptimalan edukasi kepada masyarakat.
“Upaya pencegahan menjadi yang utama. Kami mengedepanan upaya edukasi untuk mencegah masyarakat mengkonsumsi narkotika,” terangnya.
Sementara, Ketua DPP Perank Tb. Entus yang berpartisipasi di acara itu menambahkan, tujuan donor darah ini untuk meningkatkan kepedulian kemanusiaan dari para penggerak anti narkotika.
Ditambah, selama masa pandemi ini, penurunan donor darah sangat turun signifikan. Banyak kasus pasien yang kesulitan untuk tranfusi darah.
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat, terutama pasien yang membutuhkan darah. Karena selama pandemi ini turun, tidak sedikit saudara kita yang sulit untuk mencari darah,” tuturnya.
Ia mengajak kepada kaum milenial, agar tidak tergiur dengan iming-iming kenikmatan yang ditawarkan mafia. Selain itu, pihaknya mengajak untuk sama-sama memerangi bahaya narkotika.
“saya mengajak kepada kaum muda unuk menolak narkotika. Karena bukan kenikmatan yang didapat, melainkan kehancuran,” tukasnya. (Son/TN1)