LEBAK, TitikNOL - Peristiwa kebakaran yang menghanguskan sebuah pondok pesantren (Ponpes) salafi Alunian pimpinan Ustadz Gugun, yang berlokasi di Kampung Cilaki RT01/RW01, Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak pada Kamis malam kemarin, sekira pukul 21.30 WIB mendapat perhatian serius dari Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten.
Pasca terjadinya kebakaran itu, Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemanag) Provinsi Banten, H.A Bazari Syam, mengutus Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) untuk melakukan peninjauan ke lokasi sekaligus menyampaikan keprihatinan atas terjadinya peristiwa kebakaran tersebut.
Dikatakan Badri Hasun, Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag Banten, dirinya mengaku diperintah Kakanwil untuk berkunjung ke lokasi Ponpes Alunian yang terbakar.
"Iya, pak Kakanwil mengutus saya untuk menyampaikan ucapan keperihatinan atas kejadian yang menimpa di Ponpes itu. Kemudian kami sudah memiliki data-data tadi di lokasi, untuk kami sampaikan kepada pimpinan(Kakanwil)," ujar Badri, Jumat (20/10/2017).
Baca juga: Gara-gara Obat Nyamuk Bakar, Ponpes Salafi di Lebak Terbakar
Saat ditanya bantuan apa yang akan diberikan Kanwil Kemenag Provinsi Banten kepada Ponpes yang terbakar tersebut, Badri Hasun mengaku baru akan menyampaikan terlebih dahulu hasil dari kunjungannya kepada Kakanwil.
"Saya belum tahu, nanti saya sampaikan dahulu ke pimpinan," kata Badri.
Dilain pihak, Ustadz Gugun, pimpinan Ponpes Alunian Desa Margajaya, Kecamatan Cimarga mengatakan, dirinya mengaku senang dan bersyukur atas perhatian dari pihak Kanwil Kemenag Provinsi Banten yang datang ke lokasi Ponpes yang dipimpinanya pasca terjadinya kebakaran.
"Kanwil Kemenag memang menjanjikan akan memberi bantuan, namun berupa apa kami juga belum tahu, katanya nanti kami akan dihubungi melalui telepon seluler," tukas Gugun.
Dalam kunjungannya, pejabat Kanwil Kemenag Provini Banten didampingi Kasi Pontren Kemenag Lebak, Asep dan Kanit Reskrim Polsek Cimarga, Aipda Khaerul, mewakili Polsek Cimarga. (Gun/red)