Satu dari Dua Nelayan yang Hilang di Perairan Binuangeun Ditemukan

Satu orang nelayan KM Barokah atas nama Rudi (30) yang dilaporkan hilang ditemukam tim SAR Gabungan dini hari tadi, dalam kondisi sudah meninggal. (Foto: TitikNOL)
Satu orang nelayan KM Barokah atas nama Rudi (30) yang dilaporkan hilang ditemukam tim SAR Gabungan dini hari tadi, dalam kondisi sudah meninggal. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Satu dari dua nelayan Kapal Motor (KM) Barokah yang hilang saat cuaca buruk di perairan batas Pandeglang - Lebak (Cikeusik - Binuangeun), ditemukan.

Jasad Rudi (30), nelayan asal Wanasalam, Kabupaten Lebak, ditemukan sudah tidak bernyawa. Sementara rekannya, Andi (30), masih belum ditemukan.

"Korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia di perairan Cikeusik pukul 01.30 WIB dini hari tadi," kata Hairoe Amir Kasiops Basarnas Banten dalam keterangannya kepada TitikNOL, Sabtu (21/7/2018).

"Mudah-mudahan siang atau hari ini nelayan atas nama Andi yang dilaporkan hilang itu dapat ditemukan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan terjadi di perairan perbatasan Pandeglang - Lebak tepatnya di Binuangeun - Cieusik.

Dua perahu nelayan KM Barokah dan Kincang tenggelam dihantam ombak besar setinggi tiga meter, sementara dua nelayan hilang atas nama Andi (30) dan Rudi (30). (Gun/Tn1)

Komentar