SERANG, TitikNOL – Ketua Majlis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten A.M Romly menyebutkan, vaksin covid-19 jenis Sinovac sudah dipastikan kehalalannya. Alasannya, vaksin buatan dari China itu memiliki khasiat dan tidak menimbulkan efek yang membahayakan.
Mengingat secara ilmiah, obat untuk melawan virus corona itu telah melalui uji klinis dari para pakar serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Sudah mengeluarkan fatwa, bahwa vaksin itu terjamin kehalalan dan kesuciannya. Sebab zat yang digunakan untuk pembuatan vaksin jauh dari unsur najis, unsur haram. Jadi dari segi zatnya sudah suci dan sudah diputuskan oleh MUI halal,” katanya saat ditemui di Kantor MUI Banten, Rabu (13/1/2021).
Ia menerangkan, Allah menuntun umat manusia untuk tidak menjerumuskan diri ke dalam kecelakaan dan memerintahkan agar menjaga diri serta keluarga. Jika diibaratkan, terpapar corona yang sedang mewabah di dunia ini merupakan neraka di dunia.
“Kita takut kepada Allah, karena Allah telah menuntun kepada kita. Jangan menjerumuskan diri ke dalam kecelakaan, jagalah dirimu dan keluargamu dari neraka. Katakanlah kalau kita terkena corona itu, sudah menjadi suatu neraka dunia itu. Maka jagalah, jangan sampai terkena corona,” terangnya.
Oleh karena itu, Romly mengajak kepada masyarakat agar tidak ragu mengikuti program vaksinasi dari pemerintah. Bahkan jika perlu, meminta kepada petugas vaksinator agar disuntik vaskin. Hal itu sebagai upaya mencegah terinfeksi Covid-19.
“Saya menghimbau kepada warga tidak usah lagi meragukan kehalalan. Ke toyiban sudah dijamain oleh BPOM. Ini halalan toyiban. Jadi kalau ada program vaksin ikut, kalau bisa meminta. Obat itu mempunyai khasiat dan tidak membuat efek yang membahayakan,” jelasnya. (Son/TN1)