Si 'Melon' Langka, Warga di Lebak Selatan Antre di Agen Gas

Ilustrasi. (Dok: Tempo)
Ilustrasi. (Dok: Tempo)

LEBAK, TitikNOL - Gas Elpiji tabung tiga kilogram di sejumlah wilayah Kecamatan di Kabupaten Lebak mengalami kelangkaan.

Selain langka, harga gas elpiji tabung tiga kilogram di tingkat pengecer mengalami kenaikan harga mencapai Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per tabung.

"Sudah beberapa hari ini warga kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram, kalaupun ada harga per tabungnya mahal," keluh Ida, ibu rumah tangga warga desa Cilangkahan, Kecamatan Malingping kepada wartawan, Sabtu (25/6/2016).

Ida menduga, kelangkaan dan kenaikan harga gas elpiji di wilayahnya karena adanya pihak yang bermain untuk mencari keuntungan jelang hari raya idul fitri.

"Kalau ada pihak yang sengaja menimbun kebutuhan pokok seperti gas elpiji ini harus mendapat tindakan tegas," ujarnya.

Sementara itu, pantauan wartawan di salah satu pangkalan milik Darisman di Kecamatan Bayah, nampak puluhan warga berkerumun menunggu bagian untuk mendapat jatah gas elpiji tabung 3 kilogram.

Di pangkalan Darisman, bagi warung pengecer hanya dijatah 4 tabung gas elpiji, sedangkan bagi pembeli langsung di agen tersebut untuk kebutuhan keluarga hanya dijatah 1 tabung untuk satu Kepala Keluarga.

"Pasokan dari agen saat ini berkurang, maka distribusinya kita batasi," ujar Iwan salah seorang karyawan di pangkalan tersebut. (Gun/red)

Komentar