Sikapi Pembuangan Limbah Clinker ke Laut, BLHD akan Sidak Dermaga PT Cemindo

Sebuah kapal tongkang saat membuang clinker ke laut di sekitar dermaga milik PT Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. (Foto: Ist)Sebuah kapal tongkang saat membuang clinker ke laut di sekitar dermaga milik PT Cemindo Gemilang di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. (Foto: Ist)

LEBAK, TitikNOL – Pasca ramainya pemberitaan tentang adanya dugaan pembuangan limbah Clinker ke laut di dermaga milik PT Cemindo Gemilang, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Lebak dan Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Provinsi Banten, mengagendakan melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) ke dermaga khusus milik pabrik Semen merah putih di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

Dijelaskan Deddi Setyawan, Kabid Penanggulangan Pencemaran dan Penataan Lingkungan BLH Pemkab Lebak, saat ini pihaknya sedang menunggu jadwal dari BLHD Provinsi Banten mengenai waktu sidak.

"Kita sedang menunggu jadwal dan kesiapan dari BLHD Provinsi Banten," ujar Deddi, Jumat (29/7/2016).

Baca juga: BLH Lebak akan Soroti Pembuangan Limbah Clinker ke Laut di Dermaga PT Cemindo

Namun Deddi tidak memberikan informasi mengenai kapan jadwal sidak akan dilakukan ke dermaga.

"Belum ada kabar dari BLHD Banten kang. Tapi sudah masuk ke agenda untuk kunjungan," katanya.

Menurut Deddi, dalam sidak nanti pihaknya akan melakukan verifikasi adminstrasi terkait izin lingkungan serta mengkomparasi hasil verifikasi dengan informasi yang sudah naik di pemberitaan mengenai dugaan pembuangan limbah ke laut.

“Kita akan lakukan verifikasi administrasi terkait izin lingkungan, hasil dari informasi pemberitaan di media akan dikompirasi dengan hasil verifikasinya,” tambah Deddi.

Saat ditanya apakah akan dilakukan pengambilan sampel air laut untuk mengetahui kadar air pasca pembuangan limbah, Deddi mengaku jika yang memiliki kewenangan itu ada di BLHD Provinsi Banten.

“Kemungkinan akan diambil sampel, tergantung BLHD Provinsi yang memiliki kewenangan melakukan itu,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kalangan aktivis lingkungan hidup di Lebak selatan menemukan adanya pembuangan limbah clinker (bahan baku semen) yang sudah bercampur senyawa kimia dibuang secara sembarangan ke laut dari sebuah kapal tongkang. (Gun/red)

Komentar