Soal Besi Scrap, Dirut Krakatau Steel Sebut Polisi Salah Tangkap

Petugas dari kepolisian saat menghentikan paksa 14 kendaraan yang membawa besi scrap. (Foto: Ist)Petugas dari kepolisian saat menghentikan paksa 14 kendaraan yang membawa besi scrap. (Foto: Ist)

CILEGON, TITIKNOL - Direktur Utama PT Krakatau Steel Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, membantah besi scrap yang dimuat 14 truk tronton yang diamankan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten di Tol Tangerang - Merak, tepatnya dekat pintu tol Cilegon Barat, barang ilegal.

"Itu barang legal, barang dari PT Krakatau Steel diberikan ke anak perusahaan, yakni PT Krakatau Wajatama untuk dilebur," kata Mas Wigrantoro saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon.

Dia menjelaskan, besi scrap dari PT Krakatau Steel itu dilengkapi dokumen resmi dan atas persetujuan dan keputusan Direksi PT Krakatau Steel, saat diberikan ke PT Krakatau Wajatama.

"Perlu saya jelaskan bahwa besi scrap itu tidak dilelang atau ditender. Saya jamin dan bertanggung jawab karena ini murni diberikan ke anak perusahaan. Jadi intinya yang menangkap aja salah, " tukasnya. (Ardi/red)

Komentar