Soal Pemotongan Duit Bansos Covid-19 di Kresek, Bupati Zaki: Biar Polisi yang Turun

Ilustrasi. (Dok: Lampungpost)
Ilustrasi. (Dok: Lampungpost)

KABUPATEN TANGERANG, TitikNOL – Kapolsek Kresek AKP Suryana, membenarkan soal adanya potongan Bantuan sosial (Bansos) tunai dari Kementerian Sosial Rp100 ribu oleh aparat Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Namun, Suryana mengaku belum dapat laporan resmi dari anggotanya. Dia hanya mendapat informasi dari kepala desa setempat melalui WhatsApp.

“Belum terima laporan resmi. Saya cuma dapat infonya dari kepala desa lewat chat di WhatsApp,” ujarnya, Jumat (1/5/2020) kemarin.

Baca juga: Penerima Bansos di Kresek Tangerang Dipotong Rp100 ribu, Kades: Untuk Uang Rokok

Dikatakannya, hasil keterangan Kepala Desa Telok Bunyamin lewat jejaring medsos, anggaran yang dipotong tersebut sudah dikembalikan lagi kepada penerima manfaat.

Sementara, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar berharap, dugaan pungutan liar tersebut diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.

"Biar nanti polisi yang turun," kata Zaki melalui pesan singkat kemarin.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 276 Kepala Keluarga (KK) di Desa Telok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang telah menerima bansos tunai Rp600 ribu yang terdampak Covid-19 dari Kementerian Sosial.

Penyaluran bansos tersebut terang-terangan dicederai oleh oknum RT setempat, yang memotong sebesar Rp100 ribu per KK yang menerima bantuan. (Tn1)

Komentar