Soal Rencana Kenaikan Tarif Tol oleh Presiden, Ini Komentar Astra Tol

Ilustrasi. (Dok: Poskotanews)
Ilustrasi. (Dok: Poskotanews)

SERANG, TitikNOL - PT Marga Mandalasakti (Astra tol road/Astra grup), angkat bicara soal rencana Presiden RI Joko Widodo yang akan menurunkan tarif tol 15-30 persen.

Presiden Direktur PT Marga Mandalasakti Wiwiek D Santoso mengatakan, pemerintah harus menjaga kesepakatan awal saat memulai pengusahaan jalan tol.

Pasalnya, bagi investor hal paling penting adalah bagaimana investasi yang sudah ditanamkan bisa kembali.

“Buat investor yang penting kepastian dalam menghormati perjanjian yang disepakati sejak awal. Jadi sepanjang IRR (Internal Rate of Return) terjaga seperti perjanjian awal dan kalau dalam komponennya dirubah karena ada pembagian risiko dan sharing risk terjaga serta ada kepastian untuk pengembalian investasi maka akan berjalan baik,” kata Wiwiek, Selasa (27/3/2018).

Salah satu opsi yang akan diambil lanjut Wiwiek, adalah penambahan konsensi yang lebih panjang. Namun, perpanjangan setiap ruas tol yang dimiliki setiap investor berbeda-beda.

"Perpanjangan konsensi tersebut akan dikaji ulang untuk mendapat hasil tepat sesuai penurunan tarif tol," lanjutnya.

Menurutnya, penerapan tarif tol yang baru sulit diberlakukan untuk tol yang sudah beroperasi. Akan tetapi, tol yang belum beroperasi akan dikaji dengan memperpanjang masa konsensi.

“Kami sedang berkoordinasi dan menunggu arahan lebih lanjut dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT)," tukasnya. (Gat/TN1)

Komentar