Soal Tewasnya Gelandangan Karena Diduga Penculik Anak, Ini Kata Kapolda Banten

Kapolda Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo. (Dok: radarbanten)Kapolda Banten, Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo. (Dok: radarbanten)

SERANG, TitikNOL – Tewasnya seorang gelandangan di Kota Cilegon yang dicurigai sebagai pencuri anak dua hari yang lalu, membuat pihak Polda Banten turun tangan. Soalnya, itu termasuk aksi main hakim sendiri.

"Nanti kita dalami soal tewasnya gelandangan dicurigai penculik anak oleh warga," kata Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo, saat ditemui di pendopo Gubernur Banten, Senin (20/3/2017).

Kapolda sendiri memastikan, peristiwa di Cilegon korban adalah gelandangan. "Informasinya korban memang gelandangan," ungkapnya.

Kapolda pun menghimbau kepada masyarakat agar tidak termakan isu maraknya penculikan anak. "Jangan termakan isu penculikan anak, kalau memang ada hal yang mencurigakan silahkan lapor ke kita," pungkasnya.

Baca juga: Gara-gara Isu Penculikan, Gelandangan di Cilegon Tewas Dihakimi Massa

Sebelumnya, Aksi main hakim sendiri kembali menelan korban jiwa. Kali ini, seorang gelandangan yang diduga mengalami gangguan jiwa, tewas dihakimi warga di Kawasan Jalan Lingkar Selatan, tepatnya di Lingkungan Keracak, Kelurahan Banjarnegara, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon Minggu (19/3/2016).

Dugaan sementara, pria naaas yang tidak memiliki identitas itu dihakimi warga lantaran dicurigai sebagai penculik anak yang menyamar sebagai gelandangan.

Informasi yang diperoleh, kejadian main hakim sendiri ini terjadi pada Sabtu (18/3/2017) sekitar pukul 20:00 WIB. Massa yang sudah terpengaruh isu penculikan anak, langsung menghakimi korban beramai-ramai. Ironisnya, usai dihakimi, korban justru menjadi tontonan warga setempat dan pengendara yang melintas. (Gat/Rif)

Komentar