LEBAK, TitikNOL - Maman (32) dan Mimin (30), pasangan suami isteri keluarga miskin warga Kampung Tipar RT16/RW03, Desa Lebak Tipar, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, mungkin tak pernah bermimpi akan dapat menempati rumah yang layak huni.
Sebab, jangankan untuk memperbaiki rumah yang nyaris roboh, untuk makan sehari-hari saja dengan penghasilan dari bekerja sebagai buruh tani sangat kesulitan.
Tapi, keluarga ini setidaknya akan tersenyum bahagia. Karena rumahnya yang nyaris roboh itu akan segera dibangun dari hasil iuran dermawan serta warga setempat.
Dikatakan Didi Dulyani, tokoh pemuda Desa Lebak Tipar, atas kesadaran warga, rumah milik Maman akan dilakukan perbaikan dalam waktu dekat ini.
Menurut Didi, dirinya mengaku mendapat informasi dari Kaur Ekbang Desa Lebak Tipar, bahwa sebenarnya kondisi rumah milik Maman yang sudah nyaris roboh itu sudah beberapa kali di usulkan oleh Pemdes, tapi tidak pernah ada reliasasi dari bantuan pemerintah.
"Maka melalui karang taruna berbakti 2017 kita sadar untuk membantu meringankan penderitaan masyarakat, salah satunya dengan kerja nyata ini. Dan saya ucapkan kepada para dermawan juga segenap warga Kampung Tipar umumnya warga Desa Lebak Tipar yang telah merelakan bantuannya berupa material kayu, batu, pasir dan juga ada yang menyumbang dalam bentuk uang," ujar Didi kepada TitikNOL, Rabu (6/9/2017).
Selain itu, Didi juga berharap dan tetap menunggu bantuan dari Pemkab Lebak dan Pemprov Banten, karena masih banyak rumah yang mesti di rehab di Desa Lebak Tipar.
"Juga saya minta ada sumbangan nyata dari anggota dewan asal Cilograng dari fraksi PKS dan Nasdem, salurkanlah dana reses sedikit aja untuk membantu warga kami," harap Didi.
Terpisah, Edi Sunaedi Camat Cilograng, mengapresiasi dan mendukung atas rencana kegiatan bedah rumah yang diprakarsai oleh Karang Taruna tersebut.
Selain itu, Edi pun berjanji akan turut memberikan bantuan material berupa kayu dan semen dalam kegiatan bedah rumah milik Maman warga miskin di Desa Lebak Tipar tersebut.
"Mudah-mudahan kegiatan tersebut bisa ditiru oleh desa-desa lainnya di Kecamatan Cilograng," ucapnya.
Terkait belum adanya bantuan dari pemerintah lanjut Edi, karena diprioritaskan terlebih dahulu ke desa yang ada kelompok nelayannya atau daerah pesisir seperti Desa Cibareno dan Desa Cirendeu.
"Baru nanti ke desa lainnya, namun secara pribadi saya selaku camat akan membantu," tukas Edi. (Gun/red)
Usai Liburan di Afrika, Nikita Willy Dipanggil Polisi
Per 1 Juli 2020, Kapal Melintas di Selat Sunda Wajib Ikuti Pemisah Jalur Laut
Kasi Pidsus Kejari Serang Diganti, Kajari: Penanganan Perkara Korupsi Harus Primadona
Jupe Bersyukur Kondisi Pulih Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci
Aktivis di Pandeglang Kecam Oknum KNPI yang Diduga Peras Kepsek
Mengupas Ne Bis In Idem Bos PETI di Lebak yang di-SP3kan Polda Banten
Kementerian Lingkungan Hidup Sita Ratusan Kayu Ilegal Asal Sumatera di Banten