Tak Diberi Kuota Rekrutmen PT KS, Buruh ‘Ngadu’ ke DPRD Cilegon

Ratusan Buruh Outsourcing menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kota Cilegon menuntut kuota dalam rekrutmen di PT Krakatau Steel. (Foto: TitikNOL)Ratusan Buruh Outsourcing menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kota Cilegon menuntut kuota dalam rekrutmen di PT Krakatau Steel. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Ratusan buruh outsourcing PT Krakatau Steel (KS) yang tergabung Federasi Serikat Buruh Krakatau Steel (F-SBKS), berunjuk rasa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Senin (19/12/2016).

Aksi unjuk rasa yang mendapat pengawalan ketat dari petugas kepolisian dan Satpol PP tersebut, untuk mengadukan pihak PT KS karena tidak memberikan kuota dalam rekrutmen karyawan bagi mereka (outsourcing).

Dalam orasinya, buruh meminta para anggota DPRD dan Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi agar mendengarkan aspirasi mereka. "Kami ingin rekrutmen di PT KS agar melibatkan kami dan kuota bagi buruh outsourcing," kata Korlap Aksi, Muhari.

"Kami sudah bekerja puluhan tahun di PT KS, tapi kenapa ketika ada rekrutmen, kami tidak pernah dilibatkan. Maka dengan itu, dalam rekrutmen PT KS 2017 ini, kami ingin dilibatkan diberikan kuota," ungkapnya.

Buruh pun mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa selama empat hari berturut-jika tuntutan mereka tidak dikabulkan. "Intinya kita akan terus melakukan aksi sampai tuntutan kami dipenuhi," tegasnya. (Ardi/Rif)

Komentar