Tak Mau Rawat Pasien Covid 19, 40 Tenaga Medis di RSUD Banten Mengundurkan Diri

Ilustrasi. (Dok: Topcareer)
Ilustrasi. (Dok: Topcareer)
SERANG, TitikNOL- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan bahwa ada 40 tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten mengundurkan diri lantaran takut terpapar virus Corona.

Menurutnya, pengunduran diri itu dilakukan satu hari sebelum RSUD Banten menerima pasien yang terinfeksi wabah virus Corona yakni pada tanggal 25 Maret 2020.

"40 tenaga outsorsing RSUD Banten yang mengundurkan diri, 1 hari sebelum dimulainya operasional. Sudah kami tangani sejak tanggal 25 Maret," katanya saat memberikan keterangan, Sabtu, (28/03/2020).

Menindaklanjuti persoalan itu, Ati mengaku telah merekrut sebanyak 43 orang tenaga medis untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang terpapar Covid 19.

"Sudah tersedia kembalinya sebanyak 43 orang. mereka sudah mulai bekerja sejak tanggal 26 Maret tahun 2020 ini," ujarnya.

Ia menuturkan, tempat tidur khusus untuk pasien Covid 19 yang tersedia di RSUD Banten sebanyak 250. Diantaranya, 213 tempat tidur isolasi dan 37 tempat tidur isolasi ventilator.

"Saat ini tempat tidur sudah ventilator mencapai 27 dan sisanya 10 lagi pada tahap selanjutnya," terangnya.

Adapun pegawai di RSUD Banten itu sebanyak 594 pegawai yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat, penunjang dan pegawai lainnya.

Sejauh ini, jumlah total pasien yang terpapar wabah virus Corona sebanyak 55 orang. Jumlah itu terdiri dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 52 orang dan 3 orang positif Covid 19.

"Jumlah pasien yang ada untuk PDP sebanyak 52 orang dan untuk positif 3 orang. total dari jumlah pasien yang dirawat di RS sebanyak 55 orang," tukasnya. (Son/TN1)

Komentar