Tak Sanggup Padamkan Api di TPSA, Pemkot Cilegon Minta Bantuan Mobil Pemadam Milik Industri

Kepulan asap terlihat pekat di TPSA Bagendung yang terbakar. (Foto: TitikNOL)Kepulan asap terlihat pekat di TPSA Bagendung yang terbakar. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Sudah memasuki hari kedua, kebakaran yang terjadi di tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) Bagendung, Cilegon, belum dapat padamkan. Polusi asap pun kini sudah menyebar ke pusat kota.

Asap dari kebakaran sampah kini menyelimuti permukiman di sekitar TPSA. Warga di sekitar Bagendung pun dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Petugas kesehatan disiagakan untuk menangani warga yang terdampak kebakaran.

Petugas pemadam kebakaran saat ini kesulitan menjinakkan api, lantaran kekurangan armada pemadam. Titik api yang berada di bawah agak sulit dijangkau dengan jarak pandang hanya 2 meter.

Wali Kota Cilegon, Edi Ariadi mengatakan, terbatasnya jumlah mobil pemadam kebakaran menjadi kendala pihaknya untuk melakukan pemadaman api.

"Daerah yang kebakaran itu kan cukup luas, jadi kalau dua mobil damkar nggak bisa. Saya pengennya saat proses pemadamannya itu dikepung dari setiap sudut. Saya kira pola pemadaman yang dilakukan sekarang itu tepat," ungkap Edi Ariadi, Senin (5/8/2019).

Untuk menghindari supaya kebakaran tidak meluas, Pemerintah Kota Cilegon akan meminta bantuan industri untuk memadamkan api yang membakar gunungan sampah di TPSA Bagendung.

"Sore ini akan saya kumpulkan semua industri yang punya mobil pemadam kebakaran di Pemkot Cilegon. Kita minta bantuan mereka," kata Wali kota. (Ardi/TN1).

Komentar