Tangsel Launching Bulan Pemuda 2020

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat launching bulan pemuda 2020 di Balaikota Tangerang Selatan. (Foto: TitikNOL)
Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany saat launching bulan pemuda 2020 di Balaikota Tangerang Selatan. (Foto: TitikNOL)

TANGSEL, TitiNOL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melaunching bulan pemuda Tangsel 2020 yang jatuh pada Bulan Oktober ini. Launching ini dilakukan di Plaza Rakyat, Balaikota Tangsel, Ciputat, Kamis (1/10/2020).

Launching bulan pemuda 2020 dihadiri oleh Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany dan pejabat Daerah Kota Tangsel, dan puluhan pemuda pemudi perwakilan organisasi kepemudaan.

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menjelaskan bahwa bulan pemuda ini diharapkan menjadi ajang bagi pemuda di seluruh Tangsel untuk melakukan sosialisasi mengenai pentingnya protokol kesehatan.

Sebab saat ini semua pemerintah baik Pemerintah Daerah atau Pemerintah Pusat terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi protokol kesehatan.

”Jadi saya pesan kepada anak-anak muda di Kota Tangsel untuk tetap terapkan protokol Covid-19. Bantu pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam program pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19,” kata Airin.

Ketua Panitia sekaligus Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Kota Tangsel, Saifuddin menjelaskan bahwa bulan pemuda ini merupakan kegiatan rutin di mana setiap tahun Pemkot Tangsel dan KNPI melakukan perayaan hari-hari besar.

Misalnya Hari Kesaktian Pancasila, Hari Anti Kekerasan, Hari Batik Nasional dan masih banyak lainnya. Dimana hari-hari peringatan tersebut hanya ada di Bulan Oktober ini.

Dia menambahkan pelaksanaan bulan lemuda tahun ini memang berbeda dengan pelaksanaan sebelumnya. Pasalnya, saat ini Indonesia sedang menghadapi wabah Covid-19, yang juga menyerang seluruh negara di dunia.

Karena itu Pemkot Tangsel melakukannya dengan protokol yang berbeda. Salah satunya memenuhi protokol kesehatan.

”Meskipun dengan situasi yang berbeda. Saya berharap bahwa semangat yang ada,tetap membara. Sebab yang berbeda hanya cara merayakannya. Yaitu dengan memenuhi protokol kesehatan dan imbauan PSBB di Kota Tangsel,” Saifuddin. (Don/TN1)

Komentar