MERAK, TitikNOL - Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten, terus menelusuri penyebab terbakarnya KMP BSP I di Perairan Merak, beberapa waktu lalu. Nahkoda dan petugas jaga di kamar mesin menjadi yang pertama akan dimintai keterangan terkait insiden yang sempat membuat panik penumpang tersebut.
Kasubdit Gakkum Polairud Polda Banten AKBP Agung Rianto mengatakan, pemeriksaan terhadap nahkoda dan petugas jaga di kamar mesin KMP BSP I tersebut dilakukan guna mengungkap penyebab kebakaran.
"Berdasarkan wawancara awal tidak ada unsur kesengajaan mau pun unsur sabotase, nggak ada. Tapi kalau ada unsur kelalaian kita belum tau, karena masih menunggu hasil forensik dulu. Nanti forensiklah yang menentukannya, "kata AKBP Agung Rianto di Mako Ditpolairud Polda Banten, Senin (11/2/2019 ) kemarin.
Baca juga: KSOP Banten Sebut KMP BSP I yang Terbakar di Perairan Merak Laik Laut
Peristiwa kebakaran itu diduga terjadi karena adanya kelalaian. Pasalnya, di kamar mesin yang menjadi sumber pertama api muncul tersebut ada petugas jaga.
"Kan ada petugas yang jaga disitu 24 jam, kalau sampai begitu ada apa ini dan orangnya diamana?, lalainya disitu kena juga. Atau Memang bukan dia yang bakar karena korsleting, tapi kan mau tak mau yang disitu yang bertanggung jawab,"jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, KMP BSP I terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak, tepatnya di Perairan Merak. Sebanyak 196 orang penumpang yang ada di kapal buatan tahun 1973 itu, panik dan sempat terombang ambing di laut beberapa jam sebelum akhirnya kapal berhasil sandar di Pelabuhan Merak. (Ardi/TN2).