Terkait Rekrutmen Tenaga Kerja, PT Krakatau Steel Akhirnya Minta Maaf

Suasana rapat dengar pendapat yang di lakukan PT Krakatau Steel dengan Komisi II DPRD Kota Cilegon. (Foto:TitikNOL)
Suasana rapat dengar pendapat yang di lakukan PT Krakatau Steel dengan Komisi II DPRD Kota Cilegon. (Foto:TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL – General Manager HC Planning & Development PT Krakatau Steel (KS), Mujiono Katam, akhirnya angkat bicara terkait polemik perekrutan tenaga kerja  ke SMK Negeri  7 Semarang.

"Untuk mengantisipasi semakin panasnya gojolak masyarakat, kami (PT KS) memberhentikan sementara rencana rekrutmen tersebut. Hal itu juga diperkuat dengan adanya surat dari Disnaker Kota Cilegon yang meminta proses rekrutmen agar dihentikan," kata Mujiono Katam, usai menggelar rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kota Cilegon, Rabu ( 4/5/2016) kemarin.

Mujiono mengklaim, bahwa informasi yang  beredar di media sosial terkiat dengan rekrutmen tenaga kerja ke SMK Negeri 7 Semarang sangat menyudutkan PT KS. Padahal menurut dia, kejadian yang sebenarnya tidak seperti itu.

"Sebelum ke SMK Negeri 7 Semarang, PT KS itu sudah melakukan rekrutmen dengan 26 SMK Negeri yang ada  di Provinsi  Banten termasuk SMK Negeri  di Kota Cilegon," kilahnya.

Dalam proses perekrutan ini, kata Mujiono, PT KS membutuhkan sebanyak 278 tenaga kerja baru.

"Intinya saya secara pribadi maupun mewakili perusahaan  meminta maaf kepada masyarakat Banten khususnya Kota Cilegon terkait persoalan ini,” katanya.

Disinggung mengenai keinginan masyarakat Kota Cilegon yang meminta dirinya untuk mundur dari jabatannya, Mujiono  enggan untuk menjawabnya.

“Kalau untuk persoalan mundur saya no comment. Yang jelas dalam kasus ini, kami akan memberhentikan sementara perekrutan ini sampai menunggu situasai kembali normal," tutupnya. (Ardi/red)

Komentar