Tertimbun Longsor, Ruas Jalan Provinsi Warung Banten - Cikotok dan Warung Banten - Citorek Terputus

Ruas Jalan Warung Banten - Cikotok terputus akibat tertimbun tanah longsor. (Foto: TitikNOL)Ruas Jalan Warung Banten - Cikotok terputus akibat tertimbun tanah longsor. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Hujan deras yang mengguyur wilayah kecamatan Cibeber, kabupaten Lebak sejak siang hingga malam ini, mengakibatkan ruas jalan Provinsi Warung Banten - Cikotok tepatnya di KM 4 Gunung Handeleum terputus karena tertimbun material longsoran tanah, Sabtu malam (11/11/2017) sekira pukul 19.00 WIB.

Dari informasi yang diperoleh, akibat terjadi longsor tanah tebing yang menimpa dan menutup ruas jalan, akses lalulintas kendaraan dari desa Warung Banten ke desa Cikotok dan sebaliknya terputus total.

Informasi lain diperoleh, tanah longsor juga terjadi di ruas jalan Warung Banten - Citorek tepatnya di Kampung Warung Banten RT01/RW01, Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber.

Longsor di lokasi ruas jalan Warung Banten - Citorek mengancam ambruknya dua rumah milik warga yang berada di atas tebing, bila kondisi hujan terus terjadi malam ini.

Camat Cibeber, Eman Suparman saat dihubungi melalui sambungan telepon selulernya membenarkan, bahwa telah terjadi dua titik longsor di wilayahya.

"Iya benar, tanah tebing yang longsor berada di sekitar hutan Gunung Handeleum. Longsor juga terjadi di ruas jalan Warung Banten - Citorek, ada dua rumah warga diatasnya yang sudah terancam ambruk,"ujar Eman Suparman diujung telepon selulernya.

Eman mengaku, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan pihak Dinas PUPR Provinsi Banten dan Instansi terkait.

"Kami masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan pihak DPUPR Provinsi Banten, agar kondisi longsoran tanah yang menutup jalan untuk segera dapat di tangani,"terang Eman Suparman.

Terpisah, Ruhandi, Kepala Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber mengatakan, kondisi longsor yang terjadi di ruas jalan Warung Banten - Citorek mengancam ambruknya sejumlah rumah milik warganya.

"Yang sudah rusak rumah milik Misjana, bagian yang rusaknya pada bagian dapur rumahnya. Cuma kalau terus hujan dikhawatirkan akan terjadi ambruk semuanya,"ujar Ruhandi. (Gun/red)

Komentar