Tidak Sabar Ingin Dilantik, Pandji Janji Buka 10 Ribu UMKM Baru Tekan Angka Pengangguran

Wakil Bupati Serang terpilih Pandji Tirtayasa. (Foto: TitikNOL)
Wakil Bupati Serang terpilih Pandji Tirtayasa. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Pasca ditetapkannya sebagai pemenang dalam Pilkada tahun 2020, Wakil Bupati Serang definitif Pandji Tirtayasa nampaknya tidak sabar untuk dilantik.

Mengingat, masa jabatannya diperiode pertama dengan Ratu Tatu Chasanah akan berakhir pada tanggal 17 Februari 2021. Pihaknya berharap, pelantikan digelar lebih cepat.

"Harapan saya pelantikan dilakukan sebelum masa jabatan 17 Februari 2021. Saya berharap Mendagri memutuskan pelantikan paling lambat 17 Februari 2021. Lebih cepat lebih baik," katanya kepada awak media, Jumat (22/1/2021).

Dalam kepemimpinannya di periode kedua, Pandji berjanji akan menunaikan visi misi atau janji politiknya dengan membuka Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebanyak 10 ribu pertahunnya.

Kebijakan itu untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Serang. Terlebih dari setiap angkatan kerja tiap tahunnya tidak akan menyerap seluruhnya. Sehingga, warga yang tidak memiliki pekerjaan diarahkan untuk membuka usaha.

"Visi misi kita lebih pada peningkatan ekonomi masyarakat. Pengembangan UMKM, insfratuktur yang jadi pertumbuhan ekonomi sudah dibangun di periode pertama. Periode kedua mengembangkan UMKM.

Setiap tahun harus melahirkan paling sedikit 10 ribu UMKM baru, sebagai jawaban terhadap angkatan kerja setiap tahun. Karena lapangan kerja industri tidak semua dapat menyerap angkatan kerja setiap tahun. Makanya sisanya kita dorong untuk menjadi pelaku usaha," terangnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan mengambil alih kewenangan jalan desa sepanjang 220 kilometer, menjadi kewenangan Kabupaten Serang. Hal itu bertujuan untuk mempercepat insfratuktur transportasi guna meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kita tinggal menyelesaikan sekitar 40 kilometer lagi ruas jalan kabupaten. Tapi ada juga yang akan kita tingkatkan jalan poros desa yang strategis, punya fungsi ekonomi, itu akan kita tingkatkan sekitaran 220 kilometer. Karena 400 kilometer jalan desa yang baru kita selesaikan 180 kilometer, berarti masih ada 220 kilometer jalan desa yang akan kita tingkatkan," jelasnya. (SON/TN1)

Komentar