Tolak Politik Dinasti, GEMPA Lakukan Deklarasi

Gerakan Masyarakat Anti Politik Dinasti (GEMPA) saat membacakan teks deklarasi di RM kebon Kubil, Senin (3/8/2016). (Foto: TitikNOL)Gerakan Masyarakat Anti Politik Dinasti (GEMPA) saat membacakan teks deklarasi di RM kebon Kubil, Senin (3/8/2016). (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Melihat besarnya peluang politik dinasti kembali berkuasa di Provinsi Banten, membuat Gerakan Masyarakat Anti Politik Dinasti (GEMPA), menggelar deklarasi. Tujuannya untuk mengajak masyarakat agar tidak memilih Calon Gubernur dari keluarga dinasti.

Dikatakan Koordinator GEMPA, Muhamad Farid, saat ini ada empat daerah yang pemimpinnya dari satu keluarga. Hal itu menunjukan bahwa dinasti akan kembali berkuasa di Provinsi Banten. 

"Jangan sampai kita terjatuh ke lubang yang sama," ungkapnya usai acara deklarasi di rumah makan Kebon Kubil, Kota Serang, Rabu (3/7/16).

Ia melanjutkan, melakukan politik uang adalah salah satu cara yang dilakukan dinasti untuk memimpin di Banten. Untuk itu, GEMPA akan terus berupaya melakukan pendidikan kepada masyarakat untuk menolak politik uang.

"Untuk menolak politik dinasti kami akan terus membuat jaringan di kabupaten dan kota, agar ini menjadi masif,” pungkasnya. (Tisna/rif)

Komentar