Truk Mogok di Perlintasan Rel Kereta Api Citeras, Ganggu Pemberangkatan Kereta

Kondisi truk tronton muatan 80 ton bahan baku gypsum mogok di perlintasan pintu kereta Citeras, lalu lintas kereta api dan kendaraan lain terganggu. (Foto: TitikNOL)
Kondisi truk tronton muatan 80 ton bahan baku gypsum mogok di perlintasan pintu kereta Citeras, lalu lintas kereta api dan kendaraan lain terganggu. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Truk tronton bernomor polisi K 1860 AK yang dikemudikan Muhlisin, bermuatan sebanyak 80 ton bahan baku pembuatan Gypsum mengalami mogok karena patah kopel di perlintasan pintu rel kereta api Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (7/11/2017).

Dari informasi yang diperoleh, truk tersebut mogok persis berada ditengah perlintasan rel kereta api sejak pukul 06.00 WIB dan baru dapat di evakuasi petugas pada pukul 11.00 WIB menggunakan kendaraan derek.

Selain membuat kemacetan panjang di ruas jalan Rangkasbitung - Cikande. Ribuan penumpanng KRL dari stasiun Rangkasbitung yang akan menuju ke Jakarta dan sebaliknya mengalami keterlambatan pemberangkatan.

Tak sedikit penumpang kereta api dari stasiun Rangkasbitung untuk menuju ke Jakarta, kembali menggunakan Bus dan angkutan kota (Angkot).

Menyikapi mogoknya sebuah kendaraan truk di perlintasan pintu kereta api dan rusaknya jalur jalan di perlintasan tersebut.

Endarno, Kepala Stasiun Rangkasbitung kepada awak media pihaknya berjanji akan berkoordinasi dengan Daops I Jakarta untuk segera melakukan perbaikan rel kereta di pintu perlintasan jalan tersebut.

"Kita akan koordinasi dengan Daops I Jakarta, agar segera melakukan perbaikan rel kereta api di pintu perlintasan Citeras ini," ujarnya.

Pantauan dilapangan, akibat kemacetan yang terjadi, Polres Lebak menerjunkan sejumlah polisi lalulintas (polantas) ke lokasi, guna mengatur arus lalulintas diruas jalan tersebut. (Gun/red)

Komentar