Tuding Terlibat Korupsi, HMI Desak Gubernur Banten Mundur

Aksi unjuk rasa Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan koordinasi Himpunan mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jabodetabek-Banten di depan kantor pusat pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug kota Serang. (Foto: TitikNOL)Aksi unjuk rasa Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan koordinasi Himpunan mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jabodetabek-Banten di depan kantor pusat pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug kota Serang. (Foto: TitikNOL)

SERANG, TitikNOL - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan koordinasi Himpunan mahasiswa Islam (BADKO HMI) Jabodetabek-Banten, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pusat pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Curug kota Serang, Kamis (2/5/2019).

Dalam aksinya, puluhan mahasiswa menuntut agar kasus korupsi di Dinas pendidikan Provinsi Banten yang melibatkan Gubernur Banten dan orang terdekatnya diusut.

Koordinator aksi Aliga Abdilah mengatakan, janji politik Gubernur Banten menggratiskan pendidikan di Banten menimbulkan dugaan korupsi, terutama dalam pengadaan lahan tahun 2017 dan pengadaan komputer.

"Dugaan kasus korupsi ini melibatkan Gubernur dan orang terdekatnya," kata Aliga dalam orasinya.

Masa aksi juga meminta, agar Wahidin Halim segera mundur dari jabatannya sebagai Gubernur Banten, karena diduga terlibat dalam dugaan kasus korupsi di Dinas Pendidikan

"Mundur saja dari jabatan gubernur. Wahidin Halim telah gagal merealisasikan janji politiknya," tambah Aliga.

Selain berorasi, massa juga membawa sejumlah spanduk yang bertuliskan kecaman kepada Wahidin Halim.

Pantauan lokasi, aksi dijaga ketat aparat kepolisian. Aksi berjalan damai sampai masa aksi membubarkan diri dengan tertib. (Lib/TN1)

Komentar