Tuding Tidak Berpihak Kepada Tokoh Banten, PT Krakatau Steel Didemo

Aksi unjuk rasa Front Geger Cilegon Banten di Gedung Teknologi PT Krakatau Steel. (Foto: TitikNOL)
Aksi unjuk rasa Front Geger Cilegon Banten di Gedung Teknologi PT Krakatau Steel. (Foto: TitikNOL)

CILEGON, TitikNOL - Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Front Geger Cilegon Banten, menggelar aksi unjuk rasa di gedung Teknologi PT Krakatau Steel (KS), Kamis (26/4/2018).

Dalam aksinya, massa menolak hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilakukan Kementerian BUMN, karena tidak ada satupun putera daerah Banten yang masuk dalam jajaran Direksi dan Komisaris PT KS.

Ketua Front Geger Cilegon Banten,Tb Bambang Mulyadi Sanusi mengungkapkan, aksi yang dilakukan ini sebagai penolakan hasil RUPS dan perlawanan masyarakat Banten terhadap kebijakan Kementerian BUMN dan PT Krakatau Steel.

"Tuntutan Front Geger Cilegon Banten adalah bagaimana caranya tokoh-tokoh terbaik Banten bisa duduk di jajaran Direksi dan Komisaris PT KS. Karena hasil RUPS yang dilakukan Kementerian BUMN dan PT KS beberapa waktu yang lalu, tidak ada satupun tokoh-tokoh terbaik Banten yang duduk di jajaran Direksi dan Komisaris PT KS," kata Cak Mul, sapaan Tb Bambang Mulyadi Sanusi.

Maka dengan itu lanjut Cak Mul, aksi turun ke jalan ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan dan penolakan hasil RUPS tersebut.

"Pada posisi ini membuktikan bahwa Kementerian BUMN dan PT KS telah memandang sebelah mata, tidak ada kepedulian kepada tokoh-tokoh terbaik Banten yang terkesan dianaktirikan. Maka dengan itu, sekali lagi saya katakan aksi ini sebagai bentuk protes, perlawanan dan penolakan hasil RUPS," tegasnya.

Pantauan di lapangan, aksi unjuk rasa di Gedung Teknologi PT KS mendapatkan pengawalan ketat dari aparat kepolisian dari Polres Cilegon

Aksi hingga berita saat ini masih berlangsung. Bahkan, massa membakar ban bekas sebagai simbol perlawanan. (Ardi/TN1).

Komentar