SERANG, TitikNOL - Usai menerima bantuan uang dari nitizen sebesar Rp172 juta, ibu Saeni pemilik warteg yang dirazia Satpol PP Kota Serang, kini enggan enggan berkomentar lagi. Bahkan, ia membuat tulisan di depan wartegnya 'maaf tidak mau berkomentar masih pusing'.
Iqbal, salah satu journalist online yang meliput di sekitar warung Saeni mengatakan, Saeni enggan berkomentar perihal pertanyaan yang dilontarkannya.
"Dia tidak mau berkomentar apapun, cuma diam saja. Ini malah ada tulisan di warungnya," kata Iqbal, saat ditemui di lokasi warteg Saeni, di Pasar Induk Rau Kota Serang, Sabtu (18/6/2016).
Pantauan di lokasi, warung Tegal milik Saeni masih dalam kondisi tutup dan tidak berjualan di siang hari. (Meghat/rif)
Dugaan Korupsi Retribusi Sampah Digarap Kejari, Ini Kata Kepala DLH Cilegon
Wah! Ada 6 Eselon II Pemprov Banten yang Pensiun di 2017
Ribuan Warga Hadiri Haul Akbar Syekh Muhammad Ja'far ke 13 di Bojonegara Serang
Bawaslu Cilegon Dalami Caleg Golkar yang Diduga Politik Uang
Khotmil Quran dalam rangka Tasyakuran HUT Polda Metro Jaya Ke-73 Tahun 2022 di Polres Metro Jakpus
Korban Luka Penusukan di Pandeglang Berjumlah Empat Orang
Lewat Kategori Kolaborasi Dangdut Terpopuler, D'Perez Raih Penghargaan ADI 2016
AMPI Banten Jadi Wadah Politik dan Pemberdayaan Pemuda