Warga Bayah Alami Sesak Napas Akibat Pembakaran Batu Bara di Dermaga PT Cemindo

Kepulan asap terlihat di kapal tongkang pengangkut batu bara yang bersandar di dermaga milik PT Cemindo Gemilang. (Foto: TitikNOL)Kepulan asap terlihat di kapal tongkang pengangkut batu bara yang bersandar di dermaga milik PT Cemindo Gemilang. (Foto: TitikNOL)

LEBAK, TitikNOL - Derita warga di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, pasca dibangunnya pabrik semen merek merah putih milik PT Cemindo Gemilang, sepertinya belum usai.

Baru-baru ini, sejumlah warga di Kampung Bayah Tugu, Desa Bayah Barat, mengeluhkan sesak nafas dan pengap akibat asap menyengat yang ditimbulkan dari pembakaran batu bara yang berasal dari kapal tongkang.

Tono (35) salah satu warga Kampung Bayah Tugu, mengaku terganggu dengan asap yang ditimbulkan dari pembakaran batu bara yang diangkut oleh kapal tongkang yang sandar di dermaga PT Cemindo Gemilang.

"Terganggu pak, penngap banget gara-gara asap dari batu bara. Ini kan pencemaran dan harusnya disikapi serius karena selain pengap juga bikin sesak napas,"" keluh Tono saat dikonfirmasi TitikNOL, Jumat (21/7/2017).

Keluhan yang sama disampaikan Agung (34) warga lainnya. Agung bahkan mengaku jika hembusan asap dari pembakaran batu bara kerap terjadi.

"Bapak cium sekarang, bau kan? Ini mah belum seberapa pak. Sebelumnya mah baunya malah lebih parah dan sangat menyengat," ujar Agung.

Agung pun meminta, agar pihak berwenang menindak lanjuti keluhan warga dengan memberikan tindakan kepada pihak pemilik kapal tongkang dan PT Cemindo Gemilang selaku pihak yang menerima pengiriman batu bara.

Sementara, hingga berita ini diturunkan wartawan belum mendapatkan konfirmasi dari pihak PT Cemindo Gemilang. (Rian/red)

Komentar