LEBAK, TitikNOL - Warga Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, protes maraknya angkutan truk pasir basah. Sebab, akibat angkutan truk pasir basah itu, ruas Jalan Maulana Hasanudin di wilayah tersebut menjadi becek dan dan berlumpur.
Selain itu, banyaknya truk pengangkut pasir basah juga sangat mengganggu pengguna jalan dan pemilik rumah di sepanjang ruas jalan tersebut.
Warga juga menyebut, truk angkutan pasir basah berasal dari lokasi galian C di wilayah pasir roko, Kecamatam Cimarga.
"Kami minta Bupati Lebak menindak tegas para pemilik galian pasir yang menjual pasir dalam keadaan basah," ujar Ade Irawan, salah seorang warga kecamatan Kalanganyar.
"Terbukti, kondisi jalan di titik kampung Babakan Kalapa Desa Aweh rusak dan berlubang walau sering dipelihara oleh dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkab Lebak," sambungnya.
Hal senada juga dikatakan Kiki, warga lainnya. Ia mengaku tidak nyaman dengan kondisi jalan becek dan berlumpur, akibat banyaknya truk angkutan pasir basah di ruas Jalan Maulana Hasanudin.
"Tiap hari saya melintasi ruas jalan Maulana Hasanudin, saya merasa tidak nyaman dengan kondisi jalan yang becek dan berlumpur. Apalagi jika ada mobil pengangkut pasir dari wilayah Pasir Roko Cimarga itu yang mengalami kerusakan di jalan sehingga diperbaiki, rembesan air kotor dan bercampur lumpur dari bak mobil mengotori jalan," katanya. (Gun/TN1)
Air Sungai Meluap, Ratusan rumah di Kabupaten Serang terendam Banjir
Jalan Raya Cilegon - Anyer Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet 2 Kilometer
Prediksi Manchester City vs Bristol City yang Akan Berlaga 10 Januari 2018
Sungai Ciujung Meluap, Satu Desa di Kabupaten Serang Terendam Banjir
Klinik Diduga Ilegal Digerebek, Ternyata Pemiliknya Mantan Cleaning Service
Sungai Ciberang Meluap, Puluhan Rumah di Lebak Terendam Banjir
Area Sawah Ikut Tergusur Proyek Normalisasi Cibanten