Jum`at, 4 April 2025

Jelang Pilgub Banten 2017

Dua Partai Pengusung Sebut Kampanye WH-Andika Tidak Kompak

Ilustrasi kampanye. (Dok: beritasatu)
Ilustrasi kampanye. (Dok: beritasatu)

PANDEGLANG, TitikNOL – Pengurus teras dua partai pengusung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim-Andika (WH-Andika) Hazrumy yakni Gerindra dan PAN Pandeglang, mengkhawatirkan suara paslon yang diusungnya tidak maksimal.

Kekhawatiran ini muncul, karena Gerindra dan PAN menilai tidak ada kekompakan antar parpol pengusung dalam kampanye pasangan tersebut.

Sekretaris DPD PAN Pandeglang Irfan Asrori mengatakan, dalam serangkaian kampanye pasangan WH-Andika di Pandeglang, jajaran pengurus PAN tidak pernah dilibatkan. Awalnya kata Irfan, pihaknya tidak ambil pusing dan menganggap bahwa kampanye sudah ada yang menangani.

“Secara teknis kami tidak pernah dilibatkan dalam kampanye dan sosialisasi langsung. Paling banter hanya informasi jadwal kampanye yang dikirim tim pemenangan. Idealnya harus ada kekompakan antar parpol pengusung,” demikian kata Irfan belum lama ini.

Selaku pengurus parpol pengusung, Irfan mengaku prihatin karena sempat ada berita di media massa jika kampanye WH-Andika di suatu tempat di Pandeglang sepi.

“Diharapkan disisa waktu yang ada, tim pemenangan dan parpol lebih solid lagi. Jika tidak kami pesimis suara yang didapat tidak akan maksimal karena calon lain sepertinya sangat solid,” jelasnya.

Senada dengan Irfan, Sekjen DPC Gerindra Pandeglang Edi Junaedi tidak membantah jika pelaksanaan kampanye dirasakan belum massif. Menurut Edi, hal itu dikarenakan mesin politik parpol tidak sepenuhnya digunakan.

“Gerindra merupakan parpol pemenang dalam Pileg dan Pilpres di Pandeglang. Dan sebenarnya kami siap bergerak jika komandonya jelas. Sayangnya parpol pengusung seperti berjalan sendiri-sendiri. Ada yang sangat sibuk ada juga yang tidak jelas job nya,” kata Edi.

Ditambahkannya, persaingan memperebutkan suara khususnya di Pandeglang akan ketat. Katanya, para calon atau tim pemenangannya tidak bisa berleha-leha karena waktu mencoblosan tinggal beberapa minggu lagi.

“Mesin politik parpol semuanya harus bergerak. Jika semua bergerak sesuai karakternya masing-masing, hasilnya pun akan maksimal karena pasangan yang kami usung didukung banyak parpol,” tukasnya. (Meghat/red)

Komentar