SERANG, TitikNOL - Belum dideklarasikannya pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy oleh Partai Golkar, menjadi pertanyaan sejumlah pihak.
Pengamat politik Untirta, Suwaib Amiruddin menganggap, Partai Golkar dinilai gamang dengan belum mendeklarasikannya pasangan yang diusung oleh partai beringin itu.
"Seharusnya Golkar melakukan deklarasi, karena ini merupakan hajatan partai Golkar. Melalui deklarasi itulah maka akan kelihatan solidnya partai Golkar di tingkat DPD kabupaten dan provinsi," kata Suwaib saat dihubungi via pesan singkat, Rabu (31/8/2016).
Dosen Sosiologi Fisip Untirta ini pun menyebut, ada tiga faktor yang membuat deklarasi itu belum dilakukan oleh Golkar. Yakni konsolidasi internal yang belum solid, menunggu momentum rekomendasi DPP serta belum ada kekuatan dukungan di tingkat daerah.
"Konsolidasi internal partai di Banten belum begitu solid terutama pada tingkat kabupaten, lalu menunggu momentum rekomendasi dari DPP yang solid dengan kader di tingkat daerah serta belum adanya kekuatan deklarasi dukungan kader dan simpatisan ditingkat daerah," bebernya.
Menurut Suwaib, harusnya partai Golkar melakukan deklarasi dan mempercepat deklrasi untuk konsolidasi kader dan simpatisan, baik di tingkat provinsi maupun di kabupaten/kota.
"Namun yang tepat adalah seharusnya Golkar sudah harus mempercepat demi untuk konsolidasi kader dan simpatisan partai. Kondisi saat ini, DPP sangat menentukan untuk konsolidasi di daerah," pungkasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, Partai Golkar hingga saat ini belum mendeklarasikan secara resmi pasangan Wahidin Halim-Andika Hazrumy, sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
DPD Golkar Banten pun mengklaim, Partai Golkar sudah secara langsung mendeklarasikan pasangan WH-Andika, berbarengan dengan deklarasi yang sudah dilakukan oleh Hanura dan PKS. (Meghat/red)