pCloud Free

Jaman Sebut Pilkada Kota Serang Banyak Kecurangan

Ilustrasi. (Dok: Merdeka)Ilustrasi. (Dok: Merdeka)

SERANG, TitikNOL- Kader Golkar yang juga menjabat Wali Kota Serang TB Haerul Jaman menilai kekalahan pasangan calon (Paslon) nomor urut satu Vera-Nurhasan di Pilkada Kota Serang, karena adanya money politik yang dilakukan oleh Paslon lainnya.

Jaman pun mengaku, pihaknya sudah melayangkan surat ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Serang dengan isi catatan money politik yang dilakukan Paslon lainnya."Kita dengan loyer kita sudah memberikan surat kepada Panwaslu dengan catatan adanya money politik," kata Jaman, di temui di DPRD Kota Serang, Rabu (4/7/2018).

Jaman yang juga merupakan suami dari Vera Nurlaela meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang untuk mendiskualifikasi pilkada lantaran adanya temuan money politik yang dilakukan Paslon lainnya."Kita minta agar didiskualifikasi kemudian juga kita meminta KPU untuk penetapan ditangguhkan karena sudah terbukti ada tersangka nya melakukan money Politik," ungkapnya.

Suami dari calon Wali Kota Vera Nurlaela ini pun meminta kepada pihak pengawas pilkada untuk segera memproses secara cepat soal adanya money politik."Maka itu, ini harus diproses dengan cepat karena kan waktunya sempit, kan prosesnya ada dari kepolisian kejaksaan hingga ke tingkat pengadilan," lanjutnya.

Ia menilai, money politik dilakukan oleh Paslon nomor urut tiga di Taktakan, Kota Serang, sementara Paslon nomor urut dua di Walantaka Kota Serang."Kita ketahui, di Taktakan sudah ada tersangkanya melakukan money politik, dari Paslon no tiga, di Walantaka Paslon no dua" katanya.

Kendati demikian, Jaman mengaku akan melihat hasil penghitungan KPU Kota Serang untuk jumlah suara yang dihasilkan pada Pilkada Kota Serang."Kita melihat ini belum selesai , kita lihat besok penghitungan KPU kalau no tiga lebih dari kita, jelas ini terindikasi adanya money politik, Kami, saya sebagai kader Golkar tidak ada melakukan money politik," tegasnya. (Gat/TN2)

Komentar